Dilantik jadi Gubernur BI, Destry Fokus Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. Foto: Metro TV/Kautsar Widya Prabowo.

Dilantik jadi Gubernur BI, Destry Fokus Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

Kautsar Widya Prabowo • 2 September 2026 18:54

Jakarta: Destry Damayanti resmi dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) di Mahkamah Agung (MA), Jakarta. Usai pelantikan, Destry menegaskan stabilitas sitem keuangan akan menjadi fokus utama kebijakan BI di tengah ketidakpastian ekonomi global.

"Gejolak di global ini masih penuh dengan ketidakpastian. Sehingga tentunya ini akan berimplikasi juga kepada kebijakan-kebijakan kami dalam jangka pendek ini karena tentu kita harus menjaga yang pertama adalah stabilitas," ujar Destry di Gedung MA, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
 


Menurut Destry, stabilitas sistem keuangan nasional menjadi fondasi penting dalam menjaga kondisi perekonomian dalam negeri. Dengan ekonomi yang stabil, ruang bagi pertumbuhan ekonomi akan semakin terbuka.

"Stabilitas itu menjadi sangat penting untuk kami karena tentunya dengan kita memiliki ekonomi yang stabil tentu ruang-ruang untuk pertumbuhan ekonomi itu menjadi semakin luas," ucap Destry.

Destry menyampaikan, kebijakan Bank Indonesia ke depan tidak hanya mengandalkan peran bank sentral. BI akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, kementerian, dan lembaga terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan.

"Untuk mencapai stabilitas kita bisa bekerja sama, jadi tidak dengan Bank Indonesia sendiri. Kita bisa mengajak tentunya bersama dengan sinergi Merah Putih itu, khususnya juga dalam menangani masalah-masalah domestik seperti inflasi," kata Destry.


Ilustrasi Bank Indonesia. Foto: Dok. Media Indonesia.

Destry menyebut pengendalian inflasi masih menjadi pekerjaan rumah bagi Bank Indonesia. Karena itu, koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait akan terus ditingkatkan.

"Inflasi itu tentu akan menjadi PR bagi kita, bagi kami di Bank Indonesia dengan terus meningkatkan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait," ucap Destry.

(Fachri Audhia Hafiez)