Suasana pemadaman kawasan perumahan TNI Mattoanging di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. ANTARA/HO-Kodam XIV
19 KK Terdampak Kebakaran Asrama TNI di Mamajang Makassar
Silvana Febiari • 2 September 2026 17:02
Makassar: Sebanyak 19 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari kebakaran yang melanda kawasan rumah dinas atau Asrama TNI Mattoanging di Jalan Padjonga Daeng Ngalle, Kelurahan Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Data tersebut merupakan pembaruan penanganan di lokasi kejadian.
"Kebakaran tersebut mengakibatkan 19 kepala keluarga (KK) terdampak akibat sejumlah rumah dinas di kawasan asrama TNI terbakar," kata Kapendam Hasanuddin Kolonel (Arm) Andi Akbar, dilansir dari Antara, Rabu, 2 September 2026.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Sementara warga yang terdampak telah didata oleh petugas untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang diterima, asal mula api diduga muncul dari bagian dapur salah satu rumah dinas. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyidikan dan menunggu hasil pemeriksaan petugas.
Petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar bersama unsur TNI, Polri, BPBD dan pihak terkait dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi.
Kobaran api sempat menyebar ke sejumlah bangunan di kawasan asrama. Kondisi bangunan yang berdempetan turut mempercepat penyebaran api.
Petugas kemudian melakukan proses pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Api dilaporkan berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.00 WITA.
.jpeg)
Ilustrasi kebakaran. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Hingga saat ini, pendataan terhadap rumah dinas dan warga terdampak masih dilakukan. Pemerintah bersama unsur terkait juga menyiapkan langkah penanganan bagi keluarga yang terdampak.
Petugas mengimbau warga di sekitar lokasi tetap waspada dan memberikan akses bagi kendaraan pemadam selama proses penanganan berlangsung.
Sementara itu, penyelidikan penyebab kebakaran masih dilakukan. Petugas masih memastikan sumber api dan faktor pemicunya.