Barak Asrama TNI di Mamajang Makassar Kebakaran, 35 Rumah Hangus

Sejumlah petugas gabungan berusaha memadamkan api saat musibah kebakaran wilayah pemukiman barak asrama TNI Jalan Padjonga Daeng Ngalle - Jalan Opu Dg Siraju (eks Cenderawasih), Kelurahan Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (

Barak Asrama TNI di Mamajang Makassar Kebakaran, 35 Rumah Hangus

Lukman Diah Sari • 1 September 2026 18:51

Makassar: Sebanyak 35 unit rumah ludes terbakar di wilayah pemukiman barak asrama TNI Jalan Padjonga Daeng Ngalle - Jalan Opu Dg Siraju (eks Cenderawasih), RT 006/RW 003 , Pa’batang, Kecamatan Mamajang, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 1 September 2026. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar, Fadli Wellang, mengungkapkan musibah kebakaran tersebut di Asrama TNI Kodam Mattoangin.

"Data yang masuk ada 35 unit rumah (barak) yang terdampak api," ujar Fadli, melansir Antara

Dia menuturkan kebakaran tersebut terjadi pukul 13.00 Wita, dan laporan diterima pukul 13.40 Wita. Sebanyak 26 armada dikerahkan dengan kekuatan 78 personel termasuk tim rescue.

"Penyebab sementara masih diselidiki, karena tadi sempat mati lampu, kemudian menyala, dan terjadi kebakaran. Mungkin seperti itu, hanya perkiraan saja," kata Fadli.

Dia mengungkapkan api berhasil dikuasai sekitar satu jam 20 menit atau sekitar pukul 15.00 Wita. Fadli mengatakan, pemadam sempat terkendala karena akses jalan ke lokasi kecil, serta angin bertiup kencang saat pemadaman sehingga api semakin membesar.

Komandan Koramil (Danramil) 1408-06/Mamajang, Mayor Arh Jamaluddin, menyampaikan saat kejadian sejumlah penghuni menyelamatkan karena api sudah membesar akibat angin kencang. 

"Penyebabnya masih sementara ditelusuri. (Korban) jelas direlokasi ke depan, ada lapangan di tengah, ada juga di masjid," ujarnya.

Ilustrasi kebakaran. Foto: Dok. Metrotvnews.com.


Usai kebakaran tersebut, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bergerak cepat menangani kebakaran dan melaksanakan asesmen terhadap para penyintas yang terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tercatat satu orang mengalami sesak napas akibat asap tebal dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, serta satu korban lainnya mengalami luka robek di dahi yang kini dirawat di RSUD Labuang Baji.

(Lukman Diah Sari)