Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbicara dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
HUT Ke-80 Bhayangkara Bukti Keberhasilan Polri
Rahmatul Fajri • 5 July 2026 21:19
Jakarta: Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara menjadi bukti keberhasilan Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Yakni, dalam menanamkan citra positif dan humanis di tengah masyarakat.
Institusi penegak hukum ini dianggap menunjukkan perubahan struktural yang signifikan di bawah komando Listyo. Apresiasi publik tersebut selaras hasil riset terbaru dari Litbang Kompas yang mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri telah menembus angka 82,4 persen.
Tingginya angka persepsi positif ini tidak lepas dari ketegasan Kapolri menindak dan membersihkan institusi dari oknum anggota yang melanggar hukum. Mulai dari sanksi etik berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) hingga penjatuhan sanksi hukuman pidana.
Langkah progresif tersebut dipandang sebagai bukti nyata dari keseriusan implementasi program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Kedekatan emosional antara masyarakat dan institusi Polri salah satunya tercermin dari kisah unik sebuah keluarga di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Sepasang orang tua secara khusus menyematkan kata Presis pada nama kedua anak kandung mereka, yaitu Ulil Albab Presisi yang kini berusia tiga tahun dan sang adik, Sattar Abdillah Presisi yang berusia 1 tahun.
Fenomena Duo Presisi ini sempat viral di media sosial setelah sang anak sulung, Ulil, tampil jenaka saat mengikuti program Polisi Sahabat Anak (Polsanak) di Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota dan menarik perhatian Kapolda Jawa Barat.
Ibu kandung dari kedua anak tersebut, Caca, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas perhatian yang pernah diberikan oleh pucuk pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara terhadap keluarganya tersebut.
"Alhamdulillah ada hikmahnya sih, sejak dulu saat Ulil Presisi bertemu Bapak Kapolri dan Attar Presisi dikirimin karangan bunga dua kali oleh Bapak Kapolri saat Attar baru lahir dan Aqiqah membawa keberkahan tersendiri oleh kami sebagai orang tuanya," kata Caca, dikutip dari Media Indonesia, Minggu, 5 Juli 2026.
.jpg)
Ilustrasi Polri. Medcom
Caca memaparkan alasan di balik pemberian nama unik kedua buah hatinya yang diambil dari nama program prioritas Kapolri. Dia menilai performa polisi masa kini jauh lebih mengayomi dan proaktif dalam membantu urusan hajat hidup masyarakat kecil. Terutama, melalui berbagai program sosial kemanusiaan, seperti pembagian bantuan pangan, bedah rumah tidak layak huni, program umrah gratis bagi warga prasejahtera, hingga penanganan bencana alam.
"Apa ya, intinya Polisi sekarang lebih mengayomi dan peduli kepada masyarakat sehingga kami salut aja sama Program Pak Kapolri yang menuju POLRI PRESISI dan kini terbukti Polisi selalu hadir dan paling terdepan disetiap bencana bersama TNI juga tentunya," ungkap Caca.
Caca tidak menampik masih ada pihak-pihak tertentu yang kerap mendiskreditkan institusi kepolisian akibat ulah negatif dari segelintir oknum. Namun, bagi keluarganya, hal tersebut tidak mengurangi fakta sebagian besar personel Polri telah bekerja keras melayani dan melindungi masyarakat dengan tulus dan sepenuh hati.
"Sulit diungkapkan Mas, Pokoknya I Love You Full Polri, Pak Listyo Sigit Makin Top deh, semoga di 80 Tahun Polri, semakin banyak Polisi yang peduli dan menolong Masyarakat banyak. Aamiin," ujar Caca.
Saat ditanyakan mengenai aktivitas harian dari kedua anak bernama Presisi tersebut, Caca mengonfirmasi sang kakak sedang disibukkan dengan berbagai kegiatan edukasi prasekolah serta aktivitas olahraga luar ruangan guna menyalurkan energinya yang sangat tinggi. Sementara itu, sang adik masih fokus pada perkembangan dasar fisik.
"Ulil selain sekolah Pendidikan Usia Dini (Preschool) juga kami ikutkan Futsal dan renang agar aktifnya terarah karena Ulil lumayan aktif banget anaknya, kalau adeknya Attar sibuk belajar Motorik aja Mas," ujar Caca.