Presiden RI Prabowo Subianto (kanan) dan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko (kiri) memberikan pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7/2026). ANTARA/Maria Cicilia Galuh
Presiden Prabowo Pastikan RI Proses Ratifikasi Perjanjian Indonesia-EAEU FTA
Achmad Zulfikar Fazli • 2 July 2026 16:01
Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto menyambut baik langkah Pemerintah Belarus yang meratifikasi Perjanjian Indonesia-Eurasia Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Presiden sedang memproses ratifikasi tersebut.
"Di bidang perdagangan, kami apresiasi Belarus telah menyelesaikan proses ratifikasi Perjanjian Indonesia-Eurasian Economic Union Free Trade Agreement. Kami juga sedang melakukan proses ratifikasi tersebut," kata Presiden Prabowo dalam pernyataan bersama dengan Presiden Republik Belarus Alexandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 2 Juli 2026.
Indonesia dan negara-negara Eurasia sudah menandatangani persetujuan perjanjian perdagangan bebas pada 21 Desember 2025. EAEU mencakup Rusia, Kazakhstan, Belarus, Armenia, dan Kirigizstan.
Prabowo menyampaikan Belarus menjadi mitra penting bagi Indonesia di kawasan Eurasia. Kedua negara telah sepakat memperkuat kerja sama di sejumlah sektor, termasuk pertanian, perdagangan, serta kebudayaan.
Kedua negara juga meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang akan menjadi kerangka pengembangan hubungan bilateral untuk lima tahun ke depan.
"Peta Jalan ini mencerminkan komitmen bersama untuk kerjasama yang lebih terarah dan konkret," kata Prabowo.
.jpg)
Presiden Prabowo Subianto. Dok. Tangkapan Layar
Pada kesempatan sama, Presiden Belarus Alexandr Lukashenko menyampaikan hubungan kedua negara sudah terjalin lama. Dia menganggap Indonesia sebagai salah satu mitra penting bagi Belarus untuk kawasan Asia Tenggara.
Lukashenko memastikan dukungan dari Belarus untuk melaksanakan kerangka kerja sama yang sudah dirancang dalam peta jalan tersebut, termasuk kolaborasi memperkuat pertanian modern dan manufaktur.
"Ini yang paling penting tercapai yang diraih hari ini, pemenuhan food security antara kedua negara serta diskusi mengenai berbagai affairs di bidang global," kata Lukashenko.