Ilustrasi - Jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Palembang (PLM 01) bersujud syukur setibanya di Bandara Internasional Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, Selasa, 2 Juni 2026. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
PPIH Embarkasi Aceh Catat 1.567 Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Silvana Febiari • 19 June 2026 17:00
Banda Aceh: Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan sebanyak 1.567 haji Aceh dari empat kelompok terbang (kloter) telah tiba dengan selamat di Tanah Air. Mereka mendarat melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.
"Sebanyak 1.567 jamaah haji Aceh yang tergabung dalam empat kloter telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Aceh," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, dilansir dari Antara, Jumat, 19 Juni 2026.
Adapun 1.567 haji Aceh yang sudah tiba tersebut yakni kloter pertama 393 orang, kloter dua 391, kloter tiga 392 orang, dan kloter empat 391 orang.
Secara keseluruhan, total jamaah haji Aceh diberangkatkan ke Tanah Suci sebelumnya mencapai 5.484 orang. Sisanya 3.905 haji yang tergabung dalam 10 kloter masih di Arab Saudi menunggu jadwal kepulangan.
Sebagai informasi, jamaah haji Aceh yang masih berada di Arab Saudi tersebut masih mengantre menunggu kepulangan. Semuanya diterbangkan melalui Bandara Internasional Amir Muhammad Bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah hingga 30 Juni 2026.
Disisi lain, terdapat 12 haji Aceh yang meninggal dunia karena masalah kesehatan atau sakit. Mereka telah dikebumikan di sejumlah tempat pemakaman baik di Makkah maupun Madinah.
.jpg)
Prosesi pelepasan keberangkatan jamaah calon haji (JCH) Aceh kloter 13, di Asrama Haji Embarkasi Aceh, di Banda Aceh, Senin, 18 Mei 2026. ANTARA/Rahmat Fajri.
Dalam kesempatan ini, Arijal juga menyebutkan ada sembilan haji yang masih berada di Arab Saudi yang masih menjalani perawatan medis. Tujuh orang di rumah sakit Makkah dan dua lainnya di Madinah.
Dirinya menegaskan, PPIH Embarkasi Aceh terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan petugas haji di Arab Saudi. Tujuannya memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar.
"Kita terus memastikan pelayanan kesehatan hingga pemulangan jamaah berjalan lancar hingga seluruh jamaah kembali ke daerah masing-masing," demikian Arijal.