Bebas Kantuk Saat Mudik, Berikut Asupan Penting Bagi Pemudik

Ilustrasi Pexels

Bebas Kantuk Saat Mudik, Berikut Asupan Penting Bagi Pemudik

Muhamad Marup • 13 March 2026 13:42

Jakarta: Jelang momen mudik lebaran 2026, stamina menjadi hal krusial, terutama bagi pemudik yang menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan kendaraan pribadi.

Salah satu kunci agar tetap fokus dan terhindar dari kantuk adalah memperhatikan asupan makanan sebelum dan selama perjalanan. Berikut saran Ahli Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Karina Rahmadia Ekawidyani.

Penyebab Kantuk

Karina memaparkan tiga faktor utama penyebab seseorang mudah mengantuk saat mudik lebaran.
  1. Kurangnya waktu tidur.
  2. Durasi perjalanan yang panjang dengan pemandangan jalan yang relatif monoton.
  3. Kebiasaan memaksakan diri untuk berkendara pada malam hari.
"Secara biologis, malam hari merupakan waktu tubuh untuk beristirahat. Jika dipaksakan tetap terjaga, rasa kantuk tentu lebih mudah muncul," ujar Karina, mengutip laman resmi IPB University, Jumat, 13 Maret 2026.

Selain faktor istirahat, pola makan juga berperan penting terhadap tingkat kewaspadaan dan stamina tubuh. Menurutnya, terdapat jenis makanan tertentu yang justru memicu rasa kantuk, sementara yang lain dapat membantu menjaga energi tetap stabil.

"Makanan yang menyebabkan kenaikan gula darah secara cepat dapat membuat kita lebih mudah mengantuk. Misalnya roti putih, keripik, gorengan, dan makanan tinggi gula lainnya," terangnya.


Ilustrasi Pexels


Saran Asupan

Untuk menjaga energi tetap stabil, Karina menyarankan konsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, protein tinggi, dan lemak rendah.

“Telur, ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, kacang-kacangan, serta buah yang tinggi kandungan air bisa membantu menjaga stamina sekaligus mencegah dehidrasi,” tambahnya.

Dia memberikan beberapa pilihan makanan yang direkomendasikan untuk meningkatkan stamina saat mudik, antara lain:
  • Sumber karbohidrat kompleks seperti serealia utuh (beras merah, beras hitam, gandum, oat, jagung), sayuran berpati (kentang, ubi), serta kacang-kacangan.
  • Sumber protein rendah lemak seperti ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, putih telur, dan ikan.
  • Sumber lemak baik seperti ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, serta alpukat.
  • Buah dan sayuran yang kaya serat, vitamin, mineral, serta tinggi kandungan air.
  • Selain makanan, kecukupan cairan juga tidak boleh diabaikan.

"Pengemudi harus memastikan kebutuhan cairan terpenuhi, baik saat sahur maupun berbuka. Meskipun berpuasa, tetap dianjurkan minum minimal delapan gelas atau sekitar 1,5–2 liter air per hari," tuturnya.

Terkait konsumsi kafein seperti kopi atau teh, Karina mengakui bahwa kafein dapat membantu mengurangi kantuk, namun efeknya hanya sementara. Di sisi lain, batas aman konsumsi kafein bagi orang dewasa adalah sekitar 400 mg atau setara empat cangkir per hari.

Meski demikian, dia menyarankan agar cukup mengonsumsi satu hingga dua cangkir saja.

"Obat paling efektif untuk mengatasi kantuk bukanlah minuman berkafein, melainkan tidur. Jadi, jika sudah lelah, sebaiknya berhenti dan beristirahat sejenak untuk memulihkan energi," terangnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)