AHY Sebut Durian Potensi Ekspor Komoditas Unggulan Kawasan Transmigrasi

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Foto: Metro TV/Aris Setya.

AHY Sebut Durian Potensi Ekspor Komoditas Unggulan Kawasan Transmigrasi

Aris Setya • 15 April 2026 18:41

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan, Rabu, 15 April 2026. AHY menegaskan program transmigrasi saat ini tidak lagi sekadar perpindahan penduduk, melainkan berkembang menjadi motor penggerak ekonomi baru di berbagai daerah.

AHY mengungkapkan, salah satu bukti nyata keberhasilan kawasan transmigrasi terlihat dari potensi ekspor komoditas unggulan, salah satunya durian. Menurut dia, kawasan transmigrasi di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menunjukkan performa ekonomi yang signifikan melalui ekspor ke pasar Tiongkok.

"Contoh, besok Pak Menteri Transmigrasi akan berangkat ke Kabupaten Parigi Moutong di Provinsi Sulawesi Tengah untuk melihat sekaligus mendorong ekspor durian yang dalam kurun waktu 3 bulan katanya bisa bernilai mencapai nilai Rp300 miliar, saya ulangi Rp400 miliar, dan artinya dalam 1 tahun bisa lebih dari Rp1 triliun diekspor ke Tiongkok," kata AHY di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta Selatan, Rabu, 15 April 2026.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono. Foto: Antara

Di samping itu, AHY menjelaskan pemerintah saat ini tengah memfokuskan pengelolaan kawasan transmigrasi pada dua program utama, yakni revitalisasi dan transformasi. Revitalisasi diarahkan pada perbaikan infrastruktur dasar di kawasan transmigrasi yang telah ada, sementara transformasi ditujukan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.

"Transformasi ini diharapkan benar-benar bisa menghadirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berdasarkan potensi yang dimiliki wilayah tertentu. Artinya tematik," ungkap AHY.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)