Ilustrasi. Foto: dok PLN.
Apakah Token Listrik Bisa Hangus? Ini Penjelasan PLN
Ade Hapsari Lestarini • 31 August 2026 18:06
Jakarta: Token listrik yang sudah dibeli tetapi belum dimasukkan ke meteran tidak memiliki masa kedaluwarsa. Pelanggan listrik prabayar tetap dapat menggunakan token tersebut selama nomor token 20 digit masih tersimpan.
Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyediakan layanan listrik prabayar dan pascabayar. Pada sistem prabayar, pelanggan membeli token listrik terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk menambah saldo listrik dalam satuan kilowatt-hour (kWh).
Namun, sebagian pelanggan masih mempertanyakan apakah token yang telah dibeli dapat hangus apabila tidak langsung dimasukkan ke meteran.
Token listrik tidak kedaluwarsa
Dilansir dari akun Instagram resmi PLN @pln_sulselbar, token listrik tidak memiliki masa kedaluwarsa. Token yang sudah dibeli tetapi belum dimasukkan ke meteran tetap dapat digunakan.
Karena itu, pelanggan tidak perlu khawatir kehilangan token hanya karena tidak langsung memasukkan kode ke meteran. Token listrik terdiri dari 20 digit angka yang digunakan pada meter prabayar untuk menambah jumlah kWh.
Pelanggan disarankan menyimpan nomor token dengan baik agar tidak hilang sebelum digunakan.

Ilustrasi. Foto: dok PLN.
Cara cek riwayat pembelian token listrik
Pelanggan juga dapat mengecek riwayat pembelian token melalui aplikasi PLN Mobile. Fitur tersebut dapat digunakan untuk melihat informasi transaksi dan status token yang telah dibeli.
Berikut langkah-langkahnya:
- Buka aplikasi PLN Mobile.
- Pilih menu Kelistrikan.
- Pilih ID pelanggan atau nomor meter yang ingin diperiksa.
- Pilih Riwayat Pembelian Token.
- Pilih Lihat Semua untuk melihat seluruh riwayat transaksi.
- Pilih salah satu transaksi untuk melihat nominal, tanggal pembelian, status pemakaian, hingga nomor token.
Dengan demikian, token listrik yang sudah dibeli tidak akan hangus meskipun belum langsung dimasukkan ke meteran. Pelanggan dapat menyimpan nomor token dan mengecek kembali riwayat pembelian melalui PLN Mobile sebelum menggunakannya. (Tiara Juliansyah)