27,1 Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Empat Daerah

Tim gabungan memadamkan api yang membakar lahan di wilayah Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin, 24 Agustus 2026. Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang

27,1 Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Empat Daerah

Silvana Febiari • 25 August 2026 10:19

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di empat daerah dalam perkembangan situasi bencana pada 24-25 Agustus 2026. Total lahan yang terdampak karhutla mencapai sedikitnya 27,1 hektare.

Empat daerah yang dilanda karhutla tersebut yakni Kabupaten Pandeglang, Banten; Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah; Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung; serta Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

"Kejadian karhutla pertama dilaporkan terjadi di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten pada Minggu (23 Agustus). Peristiwa tersebut menghanguskan lahan seluas 6 hektare," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan tertulis, Selasa, 25 Agustus 2026


BPBD Kabupaten Pandeglang mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kebakaran. Api berhasil dipadamkan dan kondisi di lokasi dinyatakan aman.

Karhutla juga terjadi di Desa Balanggala, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, pada Senin, 24 Agustus 2026. Kebakaran berdampak pada lahan seluas sekitar 2 hektare.

"Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tojo Una-Una langsung melakukan asesmen di lokasi," ungkap Berton. 

Pemadaman dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas TRC BPBD, pemadam kebakaran (Damkar), Polsek Ampana Tete, Koramil, Camat Ampana Tete, dan Kepala Desa Balanggala. Api berhasil dipadamkan.


Tim gabungan memadamkan api yang membakar lahan di wilayah Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin, 24 Agustus 2026. Dokumentasi/ BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang


Sementara di Kabupaten Belitung Timur, kebakaran lahan terjadi di area Jalan Pantai Tambak, Dusun Garumedang, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, sekitar pukul 11.32 WIB. Lahan yang terdampak mencapai lebih dari 5,1 hektare.

"TRC Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Belitung Timur segera menuju lokasi dengan mengerahkan empat personel beserta alat pelindung diri, sarana dan prasarana pemadaman karhutla, serta kendaraan Unit Dalmas," ujar Berton. 

BPBD bersama tim gabungan melakukan upaya pemadaman dan pendinginan lahan, serta memantau dan memastikan keamanan wilayah sekitar. Api berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi dinyatakan kondusif.

Karhutla dengan luasan terbesar dalam laporan tersebut terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Kebakaran di Kecamatan Watang Pulu berdampak pada lahan seluas 14 hektare, terdiri atas 3 hektare di Kelurahan Batu Lappa dan 11 hektare di Desa Lainungeng.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sidenreng Rappang melakukan peninjauan lokasi dan asesmen, serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Upaya pemadaman dilakukan bersama Tim Damkar. 

"Hingga Senin (24 Agustus), api di Kelurahan Batu Lappa telah berhasil dipadamkan, sementara di Desa Lainungeng masih terdapat beberapa titik api yang terus ditangani," papar Berton. 

(Silvana Febiari)