TNI Intensif Pulihkan Kondusivitas 11 Bandara Perintis di Papua

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau kesiapan pengamanan di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan. Dokumentasi/Istimewa

TNI Intensif Pulihkan Kondusivitas 11 Bandara Perintis di Papua

Silvana Febiari • 19 February 2026 14:58

Papua: Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi memastikan proses pemulihan keamanan dan kenyamanan di 11 bandara perintis di Papua berlangsung intensif. Upaya ini dilakukan setelah adanya gangguan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau TPNPB-OPM yang sempat menghambat aktivitas penerbangan dan distribusi logistik di wilayah pedalaman.

Didampingi Panglima Komando Daerah Udara (Kodau) III Marsda TNI Azhar Aditama, Asops Kogabwilhan III Brigjen  Patar Mospa Natanael Sitorus, serta Asops Kodau III Kolonel Pnb Sri Raharjo, Bambang meninjau langsung kesiapan pengamanan di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan, Kamis, 19 Februari 2026.

"Pertama, kita fokus pada pemulihan kondusifitas 11 bandara perintis yang sebelumnya ditutup oleh Kementerian Perhubungan. Insya Allah prosesnya cepat, karena kita dibantu tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar yang terdampak aksi kriminal KKB," kata Bambang dalam keterangan pers, dikutip, Kamis, 19 Februari 2026.
 


Bambang menjelaskan pengamanan telah diperkuat di seluruh bandara perintis, khususnya Bandara Korowai Batu yang dinilai strategis karena menghubungkan wilayah Provinsi Papua Pegunungan dan Provinsi Papua Selatan.

Di kawasan pegunungan dan pelosok Papua, transportasi udara menjadi sarana vital. Pesawat tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga mendistribusikan bahan pokok, obat-obatan, layanan kesehatan, serta kebutuhan pendidikan. Gangguan operasional bandara perintis berdampak langsung terhadap aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, TNI bersama Polri menambah kekuatan pengamanan dengan melibatkan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat), Koops Habema, Pasukan Rajawali, serta unsur Brimob Polri. Pasukan ditempatkan untuk menjaga perimeter bandara dan kawasan keselamatan operasi penerbangan.

“Kami pertebal pasukan untuk menjaga kawasan keselamatan operasi penerbangan di bandara perintis yang menjadi urat nadi distribusi logistik masyarakat pedalaman Papua,” ungkapnya.


Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Bambang Trisnohadi meninjau kesiapan pengamanan di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan. Dokumentasi/Istimewa


Bambang menegaskan pemerintah pusat melalui TNI berkomitmen menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan di Papua.

“Pemerintah pusat melalui TNI, berkomitmen memastikan stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan Papua yang inklusif dan berkeadilan,” jelas Bambang.

Ia berharap, dengan sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat, pemulihan operasional bandara dapat segera tuntas sehingga aktivitas warga kembali berjalan normal.

“Secepatnya kita pulihkan kondusivitas 11 bandara perintis agar aktivitas saudara-saudara kita di Papua kembali normal dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Bambang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)