Menlu AS Sebut Board of Peace Dapat Jadi Model Penyelesaian Konflik Global

Menlu AS Marco Rubio. (Anadolu Agency)

Menlu AS Sebut Board of Peace Dapat Jadi Model Penyelesaian Konflik Global

Willy Haryono • 20 February 2026 16:32

Washington: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengatakan bahwa peran Board of Peace (BoP) berpotensi melampaui isu Gaza dan dapat menjadi model penyelesaian konflik-konflik internasional lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi tingkat tinggi perdana Board of Peace (BoP) di Washington pada Kamis, 19 Februari 2026.

Rubio menilai krisis Gaza memerlukan pendekatan baru di luar mekanisme yang selama ini digunakan. Ia menyebut pembentukan dewan tersebut telah memperoleh persetujuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membantu merumuskan solusi atas konflik yang dinilai kompleks.

“Saya berharap dewan ini dapat menjadi model bagi situasi rumit dan sulit lainnya agar dapat diselesaikan dengan cara yang sama, namun saat ini fokusnya masih pada Gaza,” kata Rubio, seperti dikutip TRT World, Jumat, 20 Februari 2026.

Board of Peace dibentuk pada Januari 2026 untuk mengawasi implementasi rencana perdamaian dan rekonstruksi Gaza setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 2025. Piagam dewan tersebut juga membuka kemungkinan keterlibatan dalam upaya stabilisasi di kawasan konflik lainnya.

Dalam KTT perdana BoP, yang dihadiri lebih dari 45 negara, Presiden Donald Trump menyebut Board of Peace sebagai forum penting dalam upaya mendorong perdamaian global. Ia juga mengatakan pemerintahannya telah berkontribusi dalam penyelesaian sejumlah konflik internasional selama masa jabatannya.

Trump juga menyampaikan komitmen untuk mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk membantu pendanaan dan perbaikan fasilitas organisasi tersebut. Ia menambahkan Board of Peace diharapkan dapat berperan dalam memperkuat efektivitas upaya perdamaian internasional. (Keysa Qanita)

Baca juga:  Eks Wamenlu RI Apresiasi Sikap Presiden Prabowo di KTT Board of Peace

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)