Kematian Janggal Santri Ponpes Nurul Falah Wonogiri, Polisi Bongkar Makam Korban

Polres Wonogiri melakukan ekshumasi makam santri yang dicurigai meninggal tidak wajar.

Kematian Janggal Santri Ponpes Nurul Falah Wonogiri, Polisi Bongkar Makam Korban

Triawati Prihatsari • 17 February 2026 22:30

Wonogiri: Polres Wonogiri melakukan pembongkaran atau ekshumasi makam DRP, 11, di Dusun Ngelo RT 06/04, Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Wonogiri, Selasa, 17 Februari 2026. Korban DRP diketahui merupakan santri Pondok Pesantren Nurul Falah Wonogiri yang meninggal dunia secara tak wajar di lingkungan ponpes.

Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo mengatakan pelaksanaan pembongkaran berdasarkan laporan dari keluarga korban. Pasalnya, korban meninggal secara mendadak pada Sabtu, 14 Februari 2026.

"Ekshumasi ini kami lakukan untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah dan objektif melalui pemeriksaan forensik. Kami bekerja sesuai prosedur dan melibatkan tim yang kompeten," ujar Wahyu di Wonogiri, Selasa, 17 Februari 2026.

Ia menambahkan proses pembongkaran makam dimulai sekitar pukul 13.30 WIB oleh warga setempat, kemudian dilanjutkan proses ekshumasi oleh tim forensik dan selesai sekitar pukul 16.00 WIB.
 


Proses ekshumasi melibatkan Tim Inafis Polda Jateng, Tim Inafis Polres Wonogiri, serta tim dokter forensik dari RS Bhayangkara Polda Jateng yang dipimpin dr. Dian Novitasari. Turut hadir unsur Forkopimcam Bulukerto, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan setempat.

"Pembongkaran makam merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menindaklanjuti laporan keluarga korban. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Percayakan prosesnya kepada kepolisian. Perkembangan hasil penyelidikan akan kami sampaikan secara resmi," imbuh Wahyu.


Ilustrasi Medcom.id

Berdasarkan informasi keluarga, korban DRP tidak memiliki riwayat sakit. Namun saat dibawa ke fasilitas kesehatan, bagian mulut korban berbusa dan sedikit mengeluarkan darah saat kejadian.

Polres Wonogiri memastikan seluruh tahapan berjalan tertib tanpa adanya penolakan dari keluarga maupun masyarakat sekitar. Hasil pemeriksaan forensik nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)