Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.ANTARA/Ahmad Fikri.
Seluruh Satuan Pendidikan di Cianjur Tetap Buka Selama Libur Sekolah
Silvana Febiari • 30 June 2026 15:46
Cianjur: Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan seluruh satuan pendidikan tetap menjalankan layanan selama masa libur sekolah. Layanan tersebut dilakukan dengan menerapkan sistem piket secara bergiliran.
Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin mengatakan seluruh pendidik dan tenaga pendidikan dapat menikmati libur panjang sekolah. Namun, tetap ditempatkan petugas piket setiap hari agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
"Hanya siswa yang menjalani libur panjang, sedangkan untuk pendidik dan tenaga pendidikan mulai dari PAUD, SD, hingga SMP dan kesetaraan menerapkan piket selama libur panjang sekolah sehingga berbagai layanan tetap terbuka bagi masyarakat," katanya, dilansir dari Antara, Selasa 30 Juni 2026.
Setiap satuan pendidikan bahkan diminta menyediakan layanan call center yang dapat dihubungi orang tua atau masyarakat ketika terjadi hal yang tidak diinginkan atau ketika membutuhkan komunikasi dengan pihak sekolah selama masa liburan.
Hal tersebut dilakukan agar selama libur panjang sekolah, orang tua yang membutuhkan informasi terkait pendaftaran siswa baru yang merasa kesulitan dapat melakukan konsultasi dengan mudah. Selain itu, pelayanan informasi terkait kalender pendidikan juga tetap berjalan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ruhli Solehudin. ANTARA/Ahmad Fikri.
Sesuai kalender pendidikan, kegiatan belajar mengajar pada tahun ajaran baru akan dimulai kembali pada 18 Juli. Diharapkan seluruh peserta didik dapat kembali mengikuti pembelajaran dengan semangat baru setelah menjalani libur panjang.
Ia meminta orang tua dapat memanfaatkan masa libur panjang sekolah untuk mempererat hubungan dengan anak melalui berbagai kegiatan interaksi, koordinasi, dan kolaborasi di lingkungan keluarga.
Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga harus diperkuat di dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak. Termasuk saat anak melakukan kunjungan atau kegiatan liburan.
"Keluarga menjadi fondasi untuk membentuk karakter anak tidak hanya di sekolah, waktu libur panjang dapat dijadikan sebagai ajang berinteraksi lebih dekat antara orang tua dan anak," ungkapnya.