Masuk Musim Kemarau, BMKG Peringatkan Warga Jambi Tetap Waspada Potensi Hujan

Ilustrasi. Foto: Medcom

Masuk Musim Kemarau, BMKG Peringatkan Warga Jambi Tetap Waspada Potensi Hujan

Lukman Diah Sari • 10 July 2026 13:56

Jambi: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Thaha Jambi mengingatkan masyarakat di Provinsi Jambi untuk tetap mewaspadai potensi hujan selama musim kemarau.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi, Jaya Martua Sinaga, mengatakan bahwa kondisi atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya awan hujan. Oleh karena itu, sebagian besar wilayah Jambi masih berpotensi diguyur hujan.

"Musim kemarau tidak berarti hujan akan berhenti sepenuhnya," kata Jaya di Jambi, melansir Antara, Jumat, 10 Juli 2026.

Jaya menjelaskan, potensi hujan tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti gangguan atmosfer di wilayah barat Pulau Sumatra, keberadaan pusat tekanan rendah, belokan dan pertemuan angin, serta aktivitas gelombang atmosfer.

"Kondisi ini mendukung terbentuknya hujan di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Jambi," jelasnya.

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Provinsi Jambi masih berpotensi diguyur hujan pada hari ini, Jumat, 10 Juli 2026. Kondisi cuaca dalam beberapa hari ke depan diperkirakan didominasi cerah berawan. Namun, hujan ringan hingga sedang masih berpeluang turun secara lokal atau sporadis di sejumlah daerah.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Sultan Thaha Jambi Jaya Martua Sinaga memberikan keterangan kepada awak media di Jambi, Jumat (10/7/2026). ANTARA/Agus Suprayitno.

Lebih lanjut, Jaya mengatakan hujan yang terjadi pada musim kemarau umumnya bersifat lokal dengan intensitas ringan hingga sedang. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu heran apabila hujan masih turun meski saat ini sudah memasuki musim kemarau.

BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca. Hal ini penting sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan maupun para pelaku transportasi agar dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap hujan yang dapat turun secara tiba-tiba, meskipun cuaca pada pagi atau siang hari terlihat cerah.

"Kami berharap masyarakat dapat mengurangi risiko yang ditimbulkan akibat perubahan cuaca selama musim kemarau ini," tutup Jaya.

(Lukman Diah Sari)