Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Kabupaten Blora, Jawa Tengah, (ANTARA/HO-Pemprov Jateng.)
Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu Ditarget Rampung Akhir Tahun
Whisnu Mardiansyah • 10 June 2026 12:12
Blora: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengupayakan perbaikan Jalan Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora rampung pada akhir tahun 2026. Konstruksi pembangunannya menggunakan beton atau rigid pavement.
"Perbaikan jalan tersebut dianggarkan Rp34 miliar. Diharapkan nantinya bisa memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendongkrak aktivitas perekonomian di wilayah selatan Kabupaten Blora," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, di Blora, seperti dilansir Antara, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurut Henggar, perbaikan akan menggunakan konstruksi rigid pavement atau perkerasan beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
"Perbaikan tersebut pertama memiliki alokasi Rp5,276 miliar, kemudian ditambah lagi melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) sebesar Rp28,7 miliar. Totalnya untuk satu ruas ini saja sekitar Rp34 miliar. Insyaallah tuntas," ujarnya.
Ia menjelaskan paket pekerjaan senilai Rp5,276 miliar saat ini telah memasuki tahap lelang. Setelah proses administrasi selesai, pekerjaan fisik segera dapat dikerjakan.
Selain mengandalkan pendanaan dari APBD Provinsi Jawa Tengah, Pemprov juga mengusulkan dukungan tambahan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
"Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora," ujarnya.
Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, menyambut positif percepatan perbaikan tersebut. Menurut dia, ruas Randublatung-Cepu salah satu jalur vital urat nadi aktivitas masyarakat dan distribusi barang.
"Harapan kami jalan Randublatung-Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini," kata Sri Setyorini.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan perbaikan jalan di ruas Randublatung-Cepu harus selesai dikerjakan tahun ini. Ia menekankan jalan harus segera mulus tanpa lubang.

Aksi protes warga atas kerusakan Jalan Randublatung-Cepu, Kabupaten Blora beberapa waktu lalu. MI
Ahmad Luthfi meminta pembangunan infrastruktur dilakukan secara profesional, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Perbaikan ruas Cepu-Randublatung upaya pemerintah provinsi meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi Ahmad Luthfi, penanganan jalan rusak di wilayah Jawa Tengah menjadi prioritas. Tanpa menunggu APBD Perubahan 2026 yang baru akan dibahas pada September mendatang, Pemprov Jawa Tengah merealokasi anggaran sekitar Rp200 miliar guna memperbaiki ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.
Kebijakan itu diambil menyusul turunnya tingkat kemantapan jalan provinsi akibat musim hujan berkepanjangan yang berlangsung hingga awal tahun ini.
Kabar perbaikan itu disambut antusias warga yang sebelumnya sempat memprotes kerusakan ruas jalan tersebut. Mereka senang mendengar kabar itu. Sebagian langsung mendatangi salah satu lokasi jalan rusak yang saat itu sedang dilakukan penambalan permukaan jalan. Mereka lega karena perbaikan yang ditunggu-tunggu segera dilakukan.
Salah satu warga Desa Jetis, Gunawan Dwi Hananto, berharap kondisi jalan yang lebih baik dapat mempercepat pergerakan ekonomi warga.
"Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah dan Pemkab Blora yang sudah bersinergi, sehingga jalan ini segera diperbaiki," ujarnya.