Petugas sedang melakukan olah TKP di lokasi kejadian nenek tertemper kereta di Cirebon.
Nenek di Cirebon Tewas Tertemper Kereta saat Hendak Mengunjungi Cucunya
Ahmad Rofahan • 22 November 2025 20:54
Cirebon: Niat ingin mengunjungi cucunya, SA, 76, seorang nenek, warga Buyut Kutasirap, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Pegambiran, Kota Cirebon, Jawa Barat, tewas tertemper kereta. Korban ditemukan tidak bernyawa, di jalur kereta hilir Km 219+2 Kelurahan Lewamwungkuk Kota Cirebon, tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya, pada Sabtu pagi, 22 November 2025.
Kapolres Cirebon Kota, AKB Eko Iskandar membenarkan hal tersebut. Menurut Eko, korban diduga tertemper kereta saat hendak mengunjungi cucunya.
"Karena setiap pagi, korban menuju ke cucunya dengan berjalan melintasi rel kereta," kata Eko, Sabtu, 22 November 2025.
Petugas langsung mengamankan area rel untuk proses olah tempat kejadian perkara. Jalur hilir Pegambiran dikenal sebagai lintasan dengan mobilitas kereta yang cukup padat, sehingga penanganan harus dilakukan secara cermat, cepat, dan terukur.
"Berdesarkan keterangan saksi, korban memang rutin setiap pagi melintasi jalur tersebut," ujar Eko.
"Kami memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai prosedur dan tetap menghormati permintaan keluarga korban," kata Eko.
Ia menegaskan bahwa peristiwa ini harus menjadi perhatian serius bagi masyarakat untuk tidak melintasi jalur rel, terutama jalur aktif yang tidak memiliki palang pintu. Kapolres menekankan bahwa rel bukanlah jalur yang aman untuk dilalui warga, meski sebagian masyarakat menganggapnya sebagai jalan pintas.
“Kami kembali mengingatkan dengan sangat tegas, jangan jadikan rel kereta api sebagai jalur pejalan kaki. Bahayanya sangat tinggi,” tegasnya.