Aula Desa Pasirlangu Jadi Tempat Pengungsian Sementara Korban Longsor Cisarua

Lokasi pengungsian sementara korban longsor di aula Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Aula Desa Pasirlangu Jadi Tempat Pengungsian Sementara Korban Longsor Cisarua

Roni Kurniawan • 24 January 2026 15:12

Bandung Barat: Aula Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, dijadikan lokasi pengungsian sementara warga terdampak longsor. Bencana tersebut menerjang Kampung Pasir Kuning dan Kampung Pasir Kuda setelah hujan intensitas tinggi mengguyur kawasan kaki Gunung Burangrang sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan 23 warga dari kedua kampung tersebut, yang rumahnya terdampak atau terancam longsor, mengungsi ke aula Desa Pasirlangu. Bangunan tersebut difungsikan sebagai pusat evakuasi sekaligus posko darurat untuk pendataan korban dan penyaluran bantuan.

"Untuk sementara, seluruh warga yang terdampak kita pusatkan di aula desa. Ini juga menjadi posko utama evakuasi dan koordinasi," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, di Posko Desa Pasirlangu pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Niko menjelaskan, fasilitas darurat telah disiapkan, mulai dari alas tidur, logistik makanan, hingga kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah desa berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI-Polri, relawan, serta tenaga kesehatan untuk memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.
 


Selain sebagai tempat mengungsi, aula desa juga digunakan sebagai pusat informasi bagi keluarga korban yang masih dalam proses pencarian. Petugas gabungan terus melakukan pendataan warga untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

Niko menegaskan, warga diminta tetap berada di lokasi pengungsian hingga kondisi dinyatakan aman oleh tim berwenang. Hal ini mengingat potensi longsor susulan masih ada karena kondisi tanah yang labil dan cuaca yang belum sepenuhnya membaik.

"Keselamatan warga jadi prioritas. Kami imbau jangan kembali ke rumah sebelum ada rekomendasi aman," tandas Niko.

Sementara itu, proses pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pemerintah daerah telah menetapkan status tanggap darurat bencana guna mempercepat penanganan dan penyaluran bantuan.

Berdasarkan data di posko Desa Pasirlangu, sebanyak delapan orang korban bencana longsor ditemukan tewas hingga Sabtu, 24 Januari 2026, pukul 14.00 WIB. Sedangkan, sekitar 82 orang masih dalam tahap pencarian dari sekitar 112 orang yang terdampak bencana tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)