Pemimpin Agung Iran, Mojtaba Khamenei (kiri) dan Presiden AS, Donald Trump. (Khamenei. Ir dan Francis Chung/EPA/EFE)
AS-Iran Sepakati 14 Poin MoU Perdamaian, Ini Isinya
Riza Aslam Khaeron • 17 June 2026 21:49
Jakarta: Iran dan Amerika Serikat (AS) akhirnya menandatangani perjanjian Nota Kesepahaman (MoU) secara virtual pada Senin, 15 Juni 2026. Kesepakatan ini mengakhiri konflik bersenjata antara kedua negara yang telah berlangsung sejak bulan Februari lalu.
Perjanjian ini ditandatangani dengan reaksi yang cukup beragam, baik di Iran, Israel, maupun di AS sendiri. Namun, isi MoU yang cukup kontroversial ini belum dipublikasikan secara resmi.Kendati demikian, beberapa media internasional seperti CNN dan Bloomberg telah memberitakan terduga 14 poin dari MoU tersebut.
Berdasarkan laporan CNN, dokumen draf ini diperoleh dari seorang pejabat AS, dan isinya dikonfirmasi oleh seorang diplomat yang melihatnya di sela pelaksanaan KTT G7 di Prancis, serta dua sumber diplomatik lain yang mengetahui jalannya negosiasi.
Pejabat AS menyebut bahwa teks tersebut mencerminkan perjanjian yang telah ditandatangani secara digital oleh Presiden Donald Trump, Wakil Presiden JD Vance, dan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf pada hari Minggu.
Namun pejabat AS lainnya berbicara kepada CNN mengatakan bahwa isi draf tersebut tidak akurat sedangkan Gedung Putih menolak untuk berbicara. Sementara kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, menyebut versi yang bocor sebagai tidak akurat.
Meski status draf ini masih simpang siur, berikut 14 poin isi MoU yang dilaporkan:
14 Poin Draf MoU AS-Iran
(1).jpeg)
Bendera AS dan Iran. (Andrea Piacquadio dan Aboodi Vesakaran/Pexels)
1. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat, bersama dengan sekutu mereka dalam perang saat ini, menyatakan setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini pengakhiran perang yang segera dan permanen di semua lini, termasuk Lebanon, dan berjanji bahwa mulai sekarang mereka tidak akan meluncurkan tindakan permusuhan apa pun terhadap satu sama lain, serta akan menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap satu sama lain. Perjanjian final akan mengonfirmasi ketentuan dalam Pasal ini dan Pasal lainnya.
2. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat berkomitmen untuk menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing, serta menahan diri dari campur tangan dalam urusan dalam negeri masing-masing.
3. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat berkomitmen untuk bernegosiasi dan mencapai perjanjian final dalam jangka waktu maksimal 60 hari, yang dapat diperpanjang atas persetujuan bersama.
4. Segera setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Amerika Serikat mencabut blokade laut dan mencegah segala bentuk campur tangan atau hambatan terhadap Republik Islam Iran, serta memulihkan lalu lintas kapal dalam waktu maksimal 30 hari hingga kapasitas penuh. Volume lalu lintas kapal dari pihak Republik Islam Iran harus proporsional dengan volume sebelum perang. Amerika Serikat juga berkomitmen untuk menarik pasukannya dari wilayah sekitar dalam waktu 30 hari setelah perjanjian final dicapai.
5. Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Republik Islam Iran akan segera mengambil langkah untuk memastikan bahwa pergerakan kapal dagang dari Teluk Persia ke Laut Oman dan sebaliknya dipulihkan dalam waktu 30 hari ke volume sebelum perang, dengan mempertimbangkan kebutuhan pembersihan hambatan teknis dan penjinakan ranjau oleh Iran.
6. Amerika Serikat berkomitmen, bersama dengan mitra regionalnya, untuk menyusun rencana komprehensif yang disepakati oleh kedua belah pihak untuk pemulihan dan pembangunan ekonomi Republik Islam Iran, sekaligus memastikan pembiayaan minimal sebesar 300 miliar dolar AS. Mekanisme implementasi rencana ini, sebagai bagian dari perjanjian final, akan dirumuskan dalam waktu 60 hari.
7. Amerika Serikat berkomitmen untuk mengakhiri semua jenis sanksi yang saat ini dihadapi oleh Republik Islam Iran, sesuai dengan jadwal yang akan disepakati sebagai bagian dari perjanjian final, termasuk resolusi Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA), serta semua sanksi sepihak AS, baik primer maupun sekunder.
8. Republik Islam Iran menegaskan kembali bahwa mereka tidak akan pernah memproduksi senjata nuklir. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat sepakat bahwa nasib bahan yang diperkaya dan semua masalah terkait nuklir lainnya yang disepakati bersama, termasuk kebutuhan nuklir Iran, akan diselesaikan secara memadai dalam perjanjian final. Perjanjian final akan mengonfirmasi ketentuan dalam Pasal ini.
9. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat sepakat bahwa sebelum perjanjian final dicapai, mereka akan mempertahankan status quo: Iran akan mempertahankan status quo pada program nuklirnya, dan Amerika Serikat tidak akan menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran atau memperkuat pasukannya di kawasan tersebut.
| Baca Juga: Dua Hari Jelang Penandatanganan MoU di Jenewa, Trump Ancam Serang Iran Lagi |
10. Amerika Serikat berkomitmen bahwa segera setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini, dan hingga tanggal pencabutan sanksi, Departemen Keuangan Amerika Serikat akan mengeluarkan dispensasi untuk ekspor minyak mentah, produk petrokimia beserta turunannya dari Iran, dan semua layanan terkait, termasuk perbankan, asuransi, transportasi, dan sejenisnya.
11. Amerika Serikat berkomitmen bahwa seiring kemajuan negosiasi menuju perjanjian final, dana dan aset Republik Islam Iran yang dibekukan atau dibatasi akan dibebaskan dan diserahkan sepenuhnya. Dana ini, baik yang disimpan di rekening utama maupun yang ditransfer, akan digunakan untuk pembayaran penerima manfaat akhir apa pun yang ditentukan oleh Bank Sentral Republik Islam Iran dan akan tersedia sepenuhnya untuk digunakan. Amerika Serikat berkomitmen untuk mengeluarkan semua izin dan lisensi yang diperlukan berdasarkan ketentuan ini.
12. Republik Islam Iran dan Amerika Serikat sepakat bahwa mekanisme implementasi akan dibentuk untuk mengawasi keberhasilan pelaksanaan dan komitmen masa depan terhadap Perjanjian Final.
13. Setelah penandatanganan Nota Kesepahaman ini, dan setelah menerima jaminan terkait dimulainya implementasi Pasal 4, 5, 10, dan 11 dari Nota Kesepahaman ini, serta kelanjutan pelaksanaan langkah-langkah tersebut, Republik Islam Iran dan Amerika Serikat akan memulai negosiasi untuk Perjanjian Final hanya terkait Pasal yang tersisa.
14. Perjanjian final akan disetujui melalui resolusi mengikat dari Dewan Keamanan PBB.