Ilustrasi-Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. (Metro TV/ Tantawi Jauhari)
Kualitas Udara di Kalimantan Masuk Zona Berbahaya, KLH Rilis Daftarnya
Lukman Diah Sari • 2 September 2026 07:54
Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat 10 wilayah di Indonesia mengalami kualitas udara kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya. Berdasarkan data dari laman resmi KLH, wilayah dengan tingkat polusi udara tertinggi tersebut didominasi oleh daerah di Pulau Kalimantan.
KLH menetapkan kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dengan rincian sebagai berikut: skor 0-50 (baik), 51-100 (sedang), 101-200 (tidak sehat), 201-300 (sangat tidak sehat), dan lebih dari 300 (berbahaya).

Sebaran kualitas udara, Rabu, 2 September 2026. (Sumber: KLH)
Berikut rincian 10 wilayah dengan kadar udara berbahaya hingga sangat tidak sehat pada Rabu, 2 September 2026, per pukul 07.41 WIB:
-
Kabupaten Katingan – Provinsi Kalimantan Tengah (ISPU: 1.919 | PM10)
-
Pontianak Tenggara (Kota Pontianak) – Provinsi Kalimantan Barat (ISPU: 699 | PM10)
-
Kabupaten Kotawaringin Timur – Provinsi Kalimantan Tengah (ISPU: 478 | PM10)
-
Kabupaten Kapuas – Provinsi Kalimantan Tengah (ISPU: 396 | PM10)
-
Kabupaten Gunung Mas – Provinsi Kalimantan Tengah (ISPU: 381 | PM2.5)
-
Kabupaten Murung Raya – Provinsi Kalimantan Tengah (ISPU: 322 | PM2.5)
-
Kabupaten Sintang (Baning Kota) – Provinsi Kalimantan Barat (ISPU: 284 | PM10)
-
Banjarbaru (Landasan Ulin) – Provinsi Kalimantan Selatan (ISPU: 263 | PM2.5)
-
Kabupaten Barito Selatan (Sanggu) – Provinsi Kalimantan Tengah (ISPU: 242 | PM2.5)
-
Pekanbaru (Tenayan Raya) – Provinsi Riau (ISPU: 215 | PM2.5)
Baca Juga :