Mensos Saifullah Yusuf. Foto: ANTARA/Maria Cicilia Galuh.
Pemerintah Siapkan Skema Penyaluran Bansos lewat Kopdes Merah Putih
Fachri Audhia Hafiez • 15 July 2026 22:06
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) agar dapat didistribusikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Skema ini dirancang untuk memperluas akses jangkauan bagi para penerima manfaat.
"Tentu ke depan kita akan coba juga bisa disalurkan melalui Kopdes (Koperasi Desa). Karena di Kopdes nanti kan ada gerai-gerai salah satunya gerai dari Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara)," ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 15 Juli 2026.
Saifullah menjelaskan bahwa dua bantuan sosial utama yang dikelola Kemensos, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), yang biasanya dikirim lewat transfer bank, kini dikaji untuk disalurkan lewat KDMP. Rencana ini juga telah dikoordinasikan dengan Kementerian Koperasi.
Sebagai langkah awal, skema penyaluran baru ini akan diuji coba di sejumlah wilayah yang telah memiliki kesiapan infrastruktur koperasi.
"Nanti, ini sekarang akan diujicobakan di beberapa tempat. Mudah-mudahan, nanti targetnya katanya tadi kira-kira di Agustus ini diujicoba," kata Saifullah.
.jpg)
Kopdes Merah Putih. Foto: Dok. Istimewa.
Instruksi Presiden
Upaya ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta penguatan implementasi KDMP. Langkah tersebut merujuk pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Melalui aturan tersebut, penerima manfaat bansos didorong untuk menjadi anggota KDMP yang kini menjadi salah satu program prioritas pemerintah. Selain itu, Kemensos juga diinstruksikan untuk memfasilitasi pemasaran produk hasil pemberdayaan sosial para penerima manfaat lewat jaringan gerai koperasi tersebut.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi hingga pertengahan Juli 2026, sebanyak 15.845 unit KDMP telah selesai dibangun, sementara 19.539 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan. Pemerintah menargetkan pembangunan fisik 35.000 KDMP di seluruh Indonesia rampung sepenuhnya pada Agustus 2026.