Wapres JD Vance Puji Peringatan Paus Leo XIV soal Bahaya AI

Paus Leo XIV dan Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance. (Anadolu Agency)

Wapres JD Vance Puji Peringatan Paus Leo XIV soal Bahaya AI

Willy Haryono • 27 May 2026 13:28

Washington: Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyampaikan pujian kepada Paus Leo XIV atas penerbitan peringatan teologis mengenai risiko dari kemajuan kecerdasan buatan (AI) yang tidak terkendali.

Dalam wawancara telepon dengan NBC News pada Selasa, Vance mengaku belum membaca dokumen ensiklik Paus tersebut secara utuh, namun telah meninjau rangkuman serta kutipan dari dokumen yang mendesak adanya kehati-hatian dan tanggung jawab etis dalam pengembangan teknologi AI tersebut.

“Apa yang saya baca terdengar sangat mendalam, dan merupakan jenis hal yang Anda harapkan serta harapkan dari seorang pemimpin gereja,” ujar Vance kepada NBC News, seperti dikutip Anadolu pada Rabu, 27 Mei 2026.

Ensiklik pertama Paus sejak menjabat tahun lalu tersebut memberikan peringatan keras terhadap kemajuan teknologi yang tidak terkendali dan menekankan pentingnya penerapan kepedulian yang bertanggung jawab terhadap keluarga manusia.

Dokumen keagamaan tersebut berargumen bahwa inovasi teknologi harus tetap berjalan, namun wajib berada dalam batasan moral dan etika yang dirancang untuk melindungi martabat manusia serta stabilitas sosial.

Vance, yang merupakan seorang penganut Katolik sekaligus pendukung vokal inovasi AI, menilai bahwa Gereja Katolik secara historis selalu mengadaptasi ajaran moralnya untuk menghadapi realitas baru yang dibawa oleh perubahan teknologi dan sosial.

“Hal tentang moralitas adalah bahwa prinsip-prinsipnya tidak pernah berubah, tetapi cara Anda menerapkan prinsip-prinsip tersebut berubah, karena dunia berubah,” kata Vance.

“Anda memiliki teknologi baru dalam peperangan, jadi Anda harus memperbarui doktrin Perang yang Adil," sambungnya.

Vance melanjutkan bahwa cara baru manusia dalam berinteraksi satu sama lain menuntut adanya pemikiran ulang terhadap seluruh ajaran sosial Katolik demi menyesuaikan dengan dunia baru saat ini.

Ia meyakini hal itulah yang sedang diupayakan oleh Paus dan menyatakan dukungannya atas langkah tersebut. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Paus Leo Kritik Para Pemimpin, Sebut Dunia Dirusak Segelintir Tiran

(Willy Haryono)