Foto udara sejumlah alat berat melakukan pembersihan material sisa bencana banjir bandang di Nagari Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat, Selasa, 22 September 2026. ANTARA/Fandi Yogari
29 Alat Berat Dikerahkan Bersihkan Material Banjir Bandang Solok
Silvana Febiari • 24 September 2026 13:40
Solok: Sebanyak 29 unit alat berat dikerahkan untuk mempercepat pembersihan material sisa bencana alam di ruas jalan nasional Lintas Sumatra, Kabupaten Solok. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas.
"Alat berat itu terdiri atas tujuh unit ekskavator, dua unit breaker, serta sejumlah dump truck,” kata Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatra Barat Elsa Putra Friandi, dilansir dari Antara, Kamis, 24 September 2026.
Pria yang akrab disapa Andi itu mengatakan penanganan dampak bencana mulai bergeser pada pembersihan sisa material serta aliran sungai di sekitar jembatan.
Banjir bandang yang terjadi pada 21 September 2026 itu membawa material lumpur, bebatuan besar, dan kayu. Kondisi tersebut membuat alat berat dibutuhkan untuk mempercepat proses pembersihan.
“Sejak Selasa akses jalan yang sempat tertutup sudah kembali dibuka dua arah, meskipun harus menerapkan sistem buka tutup di jam-jam tertentu,” ungkap dia.
Ia menyebut langkah penanganan dilakukan secara kolaboratif bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (Cipta Karya) Kementerian PUPR. "Kita bersama Balai Sungai dan Cipta Karya melakukan pembersihan di aliran sungai yang tertutup sedimen serta area di sekitarnya," ujarnya.
Tingginya curah hujan saat kejadian membuat material sedimen terus turun ke badan jalan sewaktu petugas melakukan pembersihan awal. “Hari ini cuaca sudah kondusif sehingga pekerjaan bisa dioptimalkan. Target untuk penanganan darurat ini mudah-mudahan rampung dalam seminggu," tuturnya.

Bupati Solok Jon Firman Pandu ikut goro bersama membersihkan material banjir bandang yang menutupi lingkungan perumahan warga di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. ANTARA/HO-Diskominfo Solok
Terkait kondisi jembatan yang terdampak banjir bandang, Andi memastikan struktur jembatan di lokasi terdampak secara visual masih dalam kondisi aman. Pemeriksaan menyeluruh tetap dilakukan setelah seluruh endapan sedimen di area sungai selesai dibersihkan.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan untuk akses jalan Solok-Padang saat ini sudah bisa dilalui kendaraan. Namun, masih ada aktivitas pembersihan material banjir bandang.
“Aktivitas alat berat saat ini masih berlangsung di sejumlah titik, terdampak sehingga kondisi arus lalu lintas sangat tergantung pada situasi di lapangan,” ujar dia.