Perkuat Cengkeraman, QatarEnergy Pasok 24 LNG ke Mesir pada 2026

Ilustrasi. Foto: Pexels.com

Perkuat Cengkeraman, QatarEnergy Pasok 24 LNG ke Mesir pada 2026

Husen Miftahudin • 6 January 2026 16:00

Doha: Perusahaan energi milik Qatar, QatarEnergy, resmi menjalin kerja sama strategis dengan pemerintah Mesir melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Minggu, 4 Januari 2026.

Dalam kesepakatan tersebut, Qatar berkomitmen untuk memasok 24 pengiriman gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) ke Mesir yang dijadwalkan berlangsung pada musim panas 2026.

Melansir Xinhua, Selasa, 6 Januari 2026, Kementerian Perminyakan dan Sumber Daya Mineral Mesir menjelaskan, pengiriman gas tersebut nantinya akan dialokasikan melalui pelabuhan strategis Sokhna dan Damietta.

Selain pemenuhan kebutuhan jangka pendek, MoU ini juga dirancang sebagai landasan bagi kerja sama yang lebih luas, termasuk peluang kontrak pasokan LNG jangka panjang demi menjaga stabilitas energi nasional Mesir.

Tidak hanya sekadar menjadi pemasok, QatarEnergy yang saat ini sudah mengoperasikan enam blok lepas pantai di wilayah Mediterania Mesir, berencana memperkuat cengkeramannya di sektor hulu.
 
Baca juga: Bantu Krisis Energi, Israel Sepakat Pasok Gas Alam ke Mesir


(Ilustrasi. Foto: dok Kementerian ESDM)
 

Siap suntik investasi besar-besaran


Perusahaan raksasa tersebut, bersiap menyuntikkan investasi besar selama lima tahun ke depan untuk melakukan pengeboran sejumlah sumur eksplorasi baru dengan menggandeng beberapa perusahaan energi internasional terkemuka.

Bagi Mesir, kerja sama ini merupakan bagian dari manuver strategis untuk mengamankan pasokan domestik di tengah lonjakan permintaan energi. Pemerintah Mesir terus berupaya mendiversifikasi sumber impor sekaligus memacu produksi lokal.

Perdana Menteri Mesir Mostafa Madbouly sebelumnya menargetkan produksi gas alam nasional yang saat ini berada di angka 4,1 miliar kaki kubik per hari dapat melonjak hingga 6,6 miliar kaki kubik per hari pada 2027. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)