Gempa bumi tektonik yang terjadi di Kabupaten Simeulue, Aceh pada Rabu pukul 09:03:27 WIB dengan Magnitudo 4,5 akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. ANTARA/HO-BMKG
Gempa Guncang Simeulue Aceh Dipicu Subduksi Lempeng
Lukman Diah Sari • 20 May 2026 16:57
Medan: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap gempa bumi tektonik terjadi di Kabupaten Simeulue, Aceh, pada Rabu, 20 Mei 2026, pukul 09.03 WIB dengan Magnitudo (M) 4,5. Gempa terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," kata Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Hendro Nugroho di Medan, Rabu, 20 April 2026, melansir Antara.
Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi itu dirasakan di daerah Sinabang dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu). Hingga saat ini, kata dia, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan akibat dampak gempa bumi tersebut.
.jpg)
Ilustrasi grafik intensitas gempa bumi. (Anadolu Agency)
Hingga pukul 09.47 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan bahwa belum ada kejadian gempa bumi susulan (aftershock). Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," pesan dia.