Gunung Semeru Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas

Gunung Semeru tertutup kabut pada Jumat, 22 Mei 2026. ANTARA/HO-PVMBG

Gunung Semeru Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas

Silvana Febiari • 22 May 2026 21:09

Lumajang: Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) erupsi, Jumat malam, 22 Mei 2026. Erupsi tersebut disertai luncuran awan panas. 

"Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 18.40 WIB, namun tinggi kolom abu tidak teramati karena tertutup kabut," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, dilansir dari Antara. 

Menurutnya, erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm. Letusan itu juga tercatat memiliki durasi sekitar 5 menit 15 detik.
 


"Letusan Semeru disertai awan panas dengan jarak luncur tidak diketahui karena visual gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu tertutup kabut," tuturnya.

Berdasarkan data petugas, Gunung Semeru tercatat mengalami enam kali erupsi sejak pukul 06.44 WIB hingga 18.40 WIB. Saat ini, aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," ungkapnya.


Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan 1.000 meter di atas puncak pada Jumat, 22 Mei 2026. ANTARA/HO-PVMBG


Ia mengatakan masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru. Sebab, area tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Perlu juga mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)