Ilustrasi. Foto: Freepik.
Harga Minyak Tergelincir setelah Cetak Rekor, Brent Kini Dijual USD108/Barel
Husen Miftahudin • 2 May 2026 09:05
Houston: Harga minyak dunia berbalik turun pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), setelah kantor berita pemerintah Iran mengatakan Teheran telah mengajukan proposal baru kepada mediator Pakistan. Meskipun demikian, gangguan pasokan minyak terus berlanjut di tengah kebuntuan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Mengutip Investing.com, Sabtu, 2 Mei 2026, harga minyak Brent berjangka sebagai patokan harga minyak internasional untuk kontrak beli atau jual pada Juli, turun 1,8 persen menjadi USD108,39 per barel. Padahal harga minyak mentah untuk kontrak Brent bulan Juni yang berakhir pada Kamis sempat mencapai level tertinggi di atas USD126 per barel.
Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sebagai standar untuk penetapan harga minyak di AS untuk bulan Juni, turun sebanyak 2,8 persen menjadi USD102,14 per barel.
| Baca juga: Harga Minyak Dunia Melonjak hingga Cetak Level Tertinggi |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
Iran ajukan proposal perdamaian baru
Harga minyak merosot ke wilayah negatif setelah media pemerintah Iran mengatakan Teheran telah mengajukan proposal perdamaian baru kepada mediator Pakistan. Tidak ada detail lain yang diberikan, tetapi berita tersebut memberikan dorongan bagi harapan de-eskalasi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.
Namun harapan itu sedikit pupus setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Iran hanya ingin membuat kesepakatan. "Saya tidak puas dengan itu, jadi kita lihat saja apa yang terjadi," ucap Trump.
"Saat ini, dalam hal negosiasi, kami melakukan semuanya melalui telepon. Mereka telah membuat kemajuan, tetapi saya tidak yakin apakah mereka akan berhasil," tambah Presiden.
Wall Street Journal melaporkan proposal revisi dari Teheran menghilangkan tuntutan langsung agar AS mengakhiri blokade angkatan lautnya terhadap pelabuhan dan garis pantai Iran.