Cerita Try Sutrisno Jadi Ajudan Soeharto: Saya Merasa Bersekolah

Foto Wapres ke-6 Try Sutrisno bersama Presiden ke-2 Soeharto. Dok Metro TV.

Cerita Try Sutrisno Jadi Ajudan Soeharto: Saya Merasa Bersekolah

Arga Sumantri • 2 March 2026 14:19

Jakarta: Try Sutrisno tercatat pernah menjadi ajudan Presiden ke-2 Republik Indonesia Soeharto. Ia pertama kali ditunjuk menjadi pengawal Kepala Negara pada 1974.

Try Sutrisno membagikan kisahnya selama menjadi ajudan Presiden Soeharto dalam program The Legend yang tayang di Metro TV pada September 2025.

Try Sutrisno masih ingat betul ketika pertama kali mendapat perintah menjadi ajudan Presiden Soeharto. Kala itu, ia baru saja selesai mengenyam Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad).

Try Sutrisno langsung menyambangi mantan atasannya, Mayor Jenderal Leo Lopulisa. Try Sutrisno bermaksud meminta nasihat.

"Saya mohon Pak, nasihat dan arahan mengapa saya ditugaskan sebagai ajudan Pak. Beliau singkat jawabannya. Tidak panjang. 'Be yourself'. Jadi jangan aneh-aneh kamu nanti," demikian pesan yang diingat Try Sutrisno saat menghadap Mayjen Leo.

Pesan itu terus ia pegang selama menjalani karier sebagai ajudan Presiden Soeharto. Try Sutrisno juga diminta tidak terlalu takut atau terbebani ketika ditunjuk menjadi ajudan Kepala Negara.

Merasa bersekolah selama menjadi ajudan

Try Sutrisno mengungkapkan menjalani peran sebagai ajudan Soeharto bak mengenyam pendidikan. Ia tidak mau sedikit pun menyia-nyiakan kesempatan berdialog dengan Soeharto. 

"Saya setiap kali berangkat ke kantor dari rumah Pak Harto, ke kantornya, itu saya tidak pernah berhenti, Pak. Saya duduk depan, Pak Harto di belakang. Saya selalu bicara dengan Pak Harto. Selalu tanya. Jarang ajudan itu (nanya-nanya) enggak berani, Pak," ungkap Try Sutrisno.

Setiap mendampingi Presiden Soeharto di perjalanan, Try Sutrisno selalu bertanya tentang banyak hal. Mulai dari tamu-tamu yang ditemui, rapat kabinet, dan hal lainnya.

"Pak Harto menerangkan semua. Jadi saya selalu menggunakan pertanyaan dari mulai pertanyaan rutin, rapat kabinet, sampai ke aparat tamu Pak Harto saya tanyakan semua. Jadi saya merasa bersekolah," ungkap Sutrisno.

Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno. Dok BPMI Setpres.

Mengenal dekat sosok Soeharto

Try Sutrisno mengakui Soeharto sebagai sosok yang bijak. Sang Kepala Negara tak segan menjawab setiap pertanyaan ajudannya tanpa membentak - hal yang justru di luar pemikirannya.

"Pak Harto seorang yang bijak, seorang yang mempunyai leadership yang baik. Jadi memperlakukan saya ajudannya sebagai pembinaannya, pasukannya. Apalagi Pak Harto tentara, saya tentara," kata Try Sutrisno.

"Di situ saya merasa beruntung selama lima tahun itu saya betul-betul tahu bagaimana sebetulnya lingkup kepemimpinan Pak Harto, dan tugas-tugas pembangunan yang dilakukan oleh Pak Harto," tambah Try Sutrisno.

Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin, 2 Maret 2026. Try Sutrisno mengembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto setelah mengalami penurunan kesehatan.

Try Sutrisno dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung proses pemakaman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)