Kanada Sebut Eskalasi di Timur Tengah Bukti Kegagalan Tatanan Global

PM Kanada Mark Carney. (Anadolu Agency)

Kanada Sebut Eskalasi di Timur Tengah Bukti Kegagalan Tatanan Global

Willy Haryono • 4 March 2026 11:28

Hamilton: Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyebut eskalasi militer yang sedang berlangsung di Timur Tengah sebagai contoh nyata dari kegagalan tatanan internasional.

Pernyataan ini muncul setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel meluncurkan serangan skala besar ke Iran sejak Sabtu lalu, yang menewaskan hampir 800 orang termasuk Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Carney menegaskan bahwa Kanada memandang Iran sebagai sumber utama instabilitas dan teror di kawasan tersebut. Menurutnya, rezim Iran beserta proksinya telah bertanggung jawab atas kematian ratusan orang, termasuk warga sipil Kanada, serta menyebabkan penderitaan bagi jutaan penduduk di Timur Tengah.

Meski mendukung upaya pencegahan Iran dalam memperoleh senjata nuklir, Carney menyayangkan langkah AS dan Israel yang bertindak tanpa melibatkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun berkonsultasi dengan sekutu, termasuk Kanada. Ia mengingatkan bahwa hukum internasional bersifat mengikat bagi seluruh pihak yang bertikai.

"Kami mendukung upaya untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir, namun kami mengambil posisi ini dengan penyesalan karena konflik saat ini adalah contoh lain dari kegagalan tatanan internasional," ujar Mark Carney, dikutip dari Anadolu Agency, Rabu, 4 Maret 2026.

Ia juga menambahkan bahwa meskipun berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB dan upaya diplomasi telah dilakukan, ancaman nuklir Iran tetap nyata.

Pemerintah Kanada turut mengutuk serangan yang dilakukan Iran terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil di seluruh Timur Tengah. Sebagai respons atas serangan AS-Israel, Iran diketahui telah meluncurkan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika.

Kanada mendesak seluruh pihak, termasuk Amerika Serikat dan Israel, untuk menghormati aturan keterlibatan internasional demi menghindari konflik yang lebih luas dan mendalam. Carney menekankan pentingnya komitmen terhadap keterlibatan politik dan diplomasi.

"Warga sipil yang tidak bersalah harus dilindungi, dan semua pihak harus berkomitmen untuk menemukan kesepakatan abadi guna mengakhiri proliferasi nuklir serta ekstremisme teroris," tegas Carney. (Kelvin Yurcel)

Baca juga: Rudal Balistik Iran Hantam Pangkalan Militer Terbesar AS di Timur Tengah

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)