Waspada Banjir, Warga OKU Diminta Siaga Hadapi Luapan Sungai Ogan

Ribuan rumah warga Kabupaten OKU dilanda banjir pada Rabu (15/4). ANTARA/Edo Purmana

Waspada Banjir, Warga OKU Diminta Siaga Hadapi Luapan Sungai Ogan

Lukman Diah Sari • 20 April 2026 13:12

Baturaja: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan (Sumsel) meminta warga daerah itu waspada terhadap luapan sungai Ogan yang berpotensi menimbulkan banjir dan tanah longsor.

Kepala BPBD OKU Januar Efendi mengatakan, bahwa curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir dikhawatirkan menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor, sehingga harus diwaspadai bersama. Seperti banjir yang terjadi pada Rabu, 15 April 2026, merendam ribuan rumah penduduk di 15 desa di Kabupaten OKU. 

"Berdasarkan data, sebanyak 1.277 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian air 30 centimeter hingga 1 meter. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa," kata dia di Baturaja, Senin, 20 April 2026, melansir Antara.

Untuk itu, kata dia, masyarakat diingatkan  agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan yang dapat terjadi kapan saja, terutama masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Saat ini, kata dia, pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana alam di setiap kecamatan untuk menghadapi potensi banjir susulan agar dapat ditanggulangi sedini mungkin.

Ribuan rumah warga Kabupaten OKU dilanda banjir pada Rabu (15/4). ANTARA/Edo Purmana

Petugas di lapangan mengintensifkan pemantauan debit sungai Ogan melalui alat Automatic Water Level Recorder (AWLR) agar jika terjadi peningkatan segera diteruskan kepada masyarakat untuk diwaspadai bersama. Selain itu, seluruh pemangku kepentingan terkait juga diminta untuk melaksanakan langkah-langkah mitigasi bencana yang tepat, baik mitigasi struktural maupun nonstruktural.

"Untuk peralatan penanggulangan bencana alam seperti perahu karet semuanya sudah disiapkan di posko guna mengevakuasi korban jika diperlukan," ujarnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)