Banjir di Jakarta Selatan Mulai Surut

Banjir merendam permukiman warga di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, pascahujan deras melanda Jakarta, Jumat (30/1/2026) pagi. ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Banjir di Jakarta Selatan Mulai Surut

Siti Yona Hukmana • 20 April 2026 12:13

Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan menyatakan banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Jakarta Selatan berangsur surut. Bencana alam itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi.

"Genangan sempat terjadi di beberapa lokasi, seperti di Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, serta Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran akibat luapan Kali Ciliwung," kata Kasatgas BPBD Jakarta Selatan Sukendar saat dihubungi di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 20 April 2026.

Dia mengatakan di Pejaten Timur, genangan mulai terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dengan ketinggian air 50 sentimeter (cm). Kemudian, meningkat hingga mencapai 180 cm pada pukul 04.50 WIB. Air berangsur surut sejak pukul 06.10 WIB dan tersisa sekitar 20 cm pada pukul 09.40 WIB.

Secara keseluruhan, ratusan kepala keluarga terdampak di wilayah Pejaten Timur, yang tersebar di beberapa RT di RW 007 dan RW 008. Namun, warga masih bertahan di rumah mereka masing-masing.

"Jumlah pengungsi nihil dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," ungkap Sukendar.

Banjir merendam permukiman warga di Gang Macan, Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).

Sementara itu, di kawasan Gang Langgar, Rawajati, genangan terjadi sejak pukul 04.00 WIB dengan ketinggian awal 30 cm dan sempat meningkat hingga 80 cm sebelum berangsur surut di beberapa titik pada Senin pagi. BPBD DKI Jakarta menjelaskan banjir tersebut dipicu kenaikan status Bendung Katulampa menjadi siaga 3 dengan tinggi muka air 105 cm, serta Pos Pantau Depok yang mencapai siaga 2 dengan tinggi muka air 280 cm, sehingga Kali Ciliwung meluap hingga ke permukiman warga.

Sejumlah upaya penanganan telah dilakukan petugas, antara lain memasang jalur evakuasi, serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), dn unsur terkait lainnya. Selain itu, petugas disiagakan di lokasi memantau perkembangan genangan.

Saat ini, kondisi di wilayah terdampak telah berangsur normal seiring surutnya air, dan jalur evakuasi yang sebelumnya dipasang juga telah dilepas. BPBD DKI mencatat sebanyak enam RT di Jakarta Selatan dilanda banjir pada Senin pagi pukul 08.00 WIB. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)