Unpad Dorong Pembelajaran Robotika dan AI Sesuai Kebutuhan Industri

Kampus Unpad. DOK Unpad

Unpad Dorong Pembelajaran Robotika dan AI Sesuai Kebutuhan Industri

Muhamad Marup • 17 April 2026 23:25

Bandung: Universitas Padjadjaran (Unpad) menggelar workshop pembelajaran robotik sesuai kebutuhan industri. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama memajukan sumber daya manusia di bidang robotika dan otomasi, yang kian krusial dalam menghadapi evolusi industri global.

"Workshop ini bermanfaat bagi mahasiswa, terutama dalam mengaplikasikan ilmu secara langsung melalui praktik robot dan pemrograman," ujar Dosen Teknik Elektro Unpad, Dessy Novita, dalam keterangan resminya, Jumat, 17 April 2026.

Workshop bertajuk “Workshop Intelligent Systems Academy 2026” digelar bersama Provisi Mandiri Pratama (ProVisi) selaku authorized partner VEX Robotics di Indonesia itu bertujuan menghadirkan solusi, perangkat, serta pendampingan implementasi pembelajaran robotika.

Dessy menerangkan, workshop tersebut dirancang secara komprehensif dengan mengintegrasikan aspek teoritis, praktis, serta pendekatan berbasis studi kasus industri. Sesi-sesi yang dihadirkan dalam workshop mencakup pengenalan dasar robotika, perakitan robot, pemrograman berbasis kecerdasan artifisial (KA), dan sensor.

"Dengan demikian, para peserta diharapkan lebih siap menghadapi tantangan di era digital dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang dinamis," jelasnya.

Workshop Intelligent Systems Academy 2026. Foto istimewa

Fasilitator Workshop sekaligus Education Specialist ProVisi, Enda Hidayat, menegaskan, workshop tersebut tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis peserta, Workshop memperkuat kemampuan komunikasi mereka, kolaborasi antar-disipliner, serta pola pikir kritis dan inovatif.

"Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi pembelajaran STEM di tingkat universitas melalui kit robotika dan kurikulum terintegrasi, guna membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dan problem solving yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)