KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Ilustrasi, kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Foto: ANTARA/Siti Nurhaliza/aa.

KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Insi Nantika Jelita • 28 April 2026 08:18

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat sebanyak tujuh orang meninggal dunia dari insiden tabrakan hebat antara kereta api (KA) jarak jauh dan KRL Commuter Line pada Senin, 27 April 2026, di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kejadian tersebut, sebanyak 81 penumpang luka-luka.
 
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba memastikan seluruh korban dalam insiden operasional yang terjadi mendapatkan penanganan maksimal. KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan KAI.
 
Penanganan dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
 
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena terdapat korban yang masih hidup dan membutuhkan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, serta tim KAI terus berupaya maksimal untuk memberikan pertolongan terbaik kepada seluruh korban.
 

Baca juga: Insiden Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Simak Cara Klaim Asuransinya


(Kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Foto: Istimewa)
 

Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur

 
Selain itu, KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait penumpang.
 
Untuk sementara waktu, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang, dan perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.
 
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan," kata Anne dalam keterangan resmi, Selasa, 28 April 2026.
 
Fokus pihaknya saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan berjalan dengan baik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)