Iran Ancam Tindak Kapal yang Keluar dari Koridor Aman Selat Hormuz

Aktivitas kapal di Selat Hormuz. (Anadolu Agency)

Iran Ancam Tindak Kapal yang Keluar dari Koridor Aman Selat Hormuz

Muhammad Reyhansyah • 6 May 2026 12:40

Teheran: Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan kapal-kapal yang ingin melintasi Selat Hormuz agar hanya menggunakan jalur yang telah ditetapkan Iran sebagai rute aman.

Dalam pernyataan pada Selasa, 5 Mei 2026, IRGC mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan tegas terhadap kapal yang menghindari koridor yang ditentukan Iran dan memilih berlayar di bagian lain Selat Hormuz.

"Setiap penyimpangan kapal ke jalur lain akan tidak aman dan akan menghadapi respons tegas dari Angkatan Laut IRGC," demikian pernyataan tersebut, seperti dikutip dari PressTV.

IRGC juga menegaskan bahwa "satu-satunya jalur aman untuk melintasi Selat Hormuz adalah koridor yang sebelumnya telah diumumkan Iran."

Peringatan itu muncul sehari setelah pasukan laut Iran dan Amerika Serikat (AS) saling baku tembak di dekat Selat Hormuz, setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan dirinya memerintahkan operasi untuk membongkar pembatasan yang diberlakukan Iran terhadap transit kargo melalui jalur tersebut.

Pelayaran di Selat Hormuz

Sejumlah kapal dan fasilitas pelabuhan dilaporkan terkena dampak dalam baku tembak itu, sementara kedua pihak sama-sama mengklaim berhasil mempertahankan posisi militer mereka di Teluk Persia.

Namun para ahli memperingatkan campur tangan AS terhadap situasi di Selat Hormuz, yang telah berlangsung sejak awal agresi AS-Israel terhadap Iran pada awal Maret, dapat memperburuk keadaan dan memicu kembali konfrontasi militer yang sebelumnya dihentikan melalui gencatan senjata pada awal April.

Selasa kemarin, IRGC juga membantah klaim AS bahwa dua kapal berbendera AS berhasil melintasi Selat Hormuz pada hari pertama upaya Washington membuka kembali jalur perairan tersebut, yang memasok sekitar seperlima kebutuhan minyak dunia.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran hanya mengizinkan sejumlah terbatas kapal melintasi Selat Hormuz melalui dua jalur masuk dan keluar yang ditetapkan Teheran sebagai koridor aman.

Koridor tersebut berada di bagian paling utara selat dekat Pulau Larak, sementara otoritas Iran memperingatkan bagian lain Selat Hormuz kemungkinan dipenuhi ranjau.

Baca juga:  Beri Ruang Negosiasi, Trump Hentikan Sementara 'Project Freedom' di Selat Hormuz

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)