Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menyampaikan keterangan pers terkait stabilitas politik dan keamanan di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Rabu (5/8/2026). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Menko Polkam Pastikan Pagar di Sejumlah Mal Telah Dibongkar
Achmad Zulfikar Fazli • 5 August 2026 17:25
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan pagar yang terpasang di sejumlah mal telah dibongkar. Pemagaran tersebut dinilai melanggar izin tertentu.
"Saya tidak mau menyebutkan mal yang mana ya, tetapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban itu," kata Djamari saat jumpa pers di Gedung Kemenko Polkam, Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 5 Agustus 2026.
Djamari juga meluruskan informasi yang beredar pemasangan pagar untuk mengantisipasi aksi anarkis pada Agustus 2026. Dia menegaskan informasi itu tidak benar. Pemagaran dilakukan semata untuk kepentingan keamanan mal secara umum.
"Jadi, semuanya itu adalah kepentingan keamanan dari mereka sendiri dan itu pun sudah dianggap tidak memenuhi izin seperti yang dilakukan oleh beberapa tempat," ujar Djamari.
Djamari meminta masyarakat tidak panik. Masyarakat diminta mempercayakan seluruh aspek keamanan terhadap pemerintah.
%20memasang%20pagar%20dekat%20pintu%20masuk%20utama%20mobil%20dari%20Jalan%20Raya%20Casablanca%2C%20Jakarta_%20Foto-%20Antara.jpg)
Pusat perbelanjaan Kota Kasablanka (Kokas) memasang pagar dekat pintu masuk utama mobil dari Jalan Raya Casablanca, Jakarta. Foto: Antara.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kondisi Ibu Kota aman. Dia meminta pengelola mal dan perkantoran agar segera melepas pagar yang baru terpasang karena tidak perlu merasa khawatir berlebihan.
"Berkaitan dengan pemasangan pagar, saya juga mengamati. Mungkin bagian dari kekhawatiran, tetapi nanti pada saatnya pasti saya akan minta untuk pagar-pagar itu dilepas kembali," kata Pramono Anung di Blok M Hub Jakarta, Jumat, 31 Juli 2026.
Pramono menyoroti peristiwa tersebut dan mengingatkannya pada unjuk rasa serta kerusuhan pada Agustus 2025. Dia akan berkoordinasi dengan TNI, Polri maupun aparat penegak hukum lainnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta.
"Mudah-mudahan Jakarta selalu aman, nyaman, dan membuat kegembiraan bagi siapa pun yang ada untuk menikmati Jakarta seperti hari ini kita semua menikmati Blok M," ucap Pramono.
Sementara itu, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menyatakan pemasangan pagar di pusat perbelanjaan, termasuk di wilayah Jakarta sebagai upaya menciptakan ketertiban umum. Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan pemasangan pagar bukan hal baru dan banyak pusat perbelanjaan yang sejak dibangun telah dilengkapi pagar.
Dia menegaskan pemasangan pagar sebagai pembatas antara area pusat perbelanjaan dan ranah publik, termasuk sebagai lokasi penyampaian pendapat di muka umum.