Militer AS Alihkan Paksa 72 Kapal Komersial di Selat Hormuz

Amerika Serikat lakukan operasi blokade di sekitar Selat Hormuz. Foto: Anadolu

Militer AS Alihkan Paksa 72 Kapal Komersial di Selat Hormuz

Fajar Nugraha • 15 May 2026 14:37

Washington: Militer Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 14 Mei,  mengumumkan telah mengalihkan paksa rute 72 kapal komersial dan melumpuhkan empat kapal lainnya di Selat Hormuz.

Langkah ini merupakan bagian dari penegakan blokade Presiden Donald Trump terhadap kapal-kapal yang menuju atau berasal dari pelabuhan Iran melalui jalur perairan strategis tersebut.

Komando Pusat AS (CENTCOM) melalui platform media sosial X merinci bahwa tindakan tersebut dilakukan sejak blokade resmi diberlakukan.

“Operasi ini menargetkan kapal-kapal yang dianggap melanggar aturan navigasi yang ditetapkan oleh Washington di tengah konflik regional yang masih memanas,” ujar CENTCOM, seperti dikutip Anadolu, Jumat 17 Mei 2026.

Ketegangan di kawasan tersebut tetap tinggi sejak Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu. Serangan itu memicu aksi balasan dari Teheran terhadap Israel dan sekutu-sekutu AS di negara-negara Teluk, yang berujung pada penutupan Selat Hormuz.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April melalui mediasi Pakistan, pembicaraan di Islamabad sejauh ini gagal menghasilkan kesepakatan permanen.

Presiden Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tersebut tanpa batas waktu, namun tetap mempertahankan kebijakan blokade laut yang ketat terhadap aktivitas maritim Iran.

Selat Hormuz merupakan salah satu titik hambatan (chokepoint) energi paling krusial di dunia yang menghubungkan Teluk dengan Teluk Oman dan pasar internasional. Gangguan di wilayah ini telah memicu kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan minyak, bahan bakar, dan gas sejak pecahnya perang dengan Iran.

(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)