Ilustrasi Medcom.id
Ragam Tradisi Umat Kristiani saat Kenaikan Yesus Kristus, Ibadah hingga Bakti Sosial
Putri Purnama Sari • 13 May 2026 15:30
Jakarta: Kenaikan Yesus Kristus menjadi salah satu hari besar keagamaan yang diperingati umat Kristiani di berbagai negara, termasuk Indonesia. Pada tahun 2026, peringatan ini jatuh pada Kamis, 14 Mei 2026 dan ditetapkan sebagai hari libur nasional.
Dalam ajaran Kristen, Hari Kenaikan Yesus Kristus diperingati pada hari ke-40 setelah Paskah. Momen ini diyakini sebagai peristiwa ketika Yesus Kristus naik ke surga di hadapan para murid-Nya, sebagaimana tertulis dalam Alkitab pada Kisah Para Rasul 1:9–11.
Bagi umat Kristiani, perayaan ini bukan sekadar peringatan keagamaan, tetapi juga menjadi waktu untuk memperdalam iman dan merenungkan janji Yesus mengenai kehadiran Roh Kudus.
Tradisi Umat Kristiani saat Kenaikan Yesus Kristus
Berbagai tradisi dilakukan umat Kristen untuk memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus. Tradisi tersebut umumnya sarat nilai spiritual dan kebersamaan.
1. Ibadah Khusus di Gereja
Salah satu tradisi utama adalah pelaksanaan ibadah atau misa khusus di gereja. Dalam ibadah tersebut, umat diajak untuk memahami makna kenaikan Yesus ke surga sebagai bagian dari karya keselamatan bagi umat manusia.
Pembacaan Kitab Suci, pujian rohani, hingga khotbah biasanya berfokus pada pesan pengharapan, pengutusan murid-murid Yesus, serta janji turunnya Roh Kudus.
2. Doa Bersama dan Persekutuan Jemaat
Selain ibadah utama, banyak gereja juga mengadakan doa bersama maupun persekutuan jemaat menjelang Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Beberapa denominasi Kristen menjalankan novena Roh Kudus, yakni rangkaian doa selama sembilan hari menuju Hari Pentakosta. Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk persiapan spiritual menyambut turunnya Roh Kudus kepada para rasul.
3. Puasa dan Refleksi Diri
Sebagian umat Kristiani juga menjalankan puasa serta praktik pengendalian diri sebagai bentuk penghayatan iman.
Melalui refleksi diri, umat diajak untuk merenungkan makna kenaikan Kristus, memperkuat hubungan dengan Tuhan, serta menjalani kehidupan yang lebih baik sesuai ajaran kasih.
4. Kegiatan Sosial dan Kebersamaan Keluarga
Hari Kenaikan Yesus Kristus juga dimanfaatkan sebagai momen berkumpul bersama keluarga. Banyak keluarga Kristen mengisi hari tersebut dengan doa bersama dan mempererat hubungan antarsesama anggota keluarga.
Di sisi lain, sejumlah komunitas gereja turut mengadakan kegiatan sosial seperti bakti sosial, kunjungan kasih, hingga pembagian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata penerapan ajaran kasih yang diajarkan Yesus Kristus.