Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Ragu Kesepakatan Nuklir dengan Iran Bisa Segera Tercapai
Willy Haryono • 17 May 2026 17:38
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya ragu kesepakatan dengan Iran dapat segera tercapai di tengah mandeknya negosiasi terkait program nuklir dan konflik kawasan Timur Tengah.
“Saya tidak tahu. Jika mereka tidak melakukannya, mereka akan menghadapi situasi yang sangat buruk. Mereka punya kepentingan untuk mencapai kesepakatan,” kata Trump kepada koresponden BFMTV di AS pada Sabtu.
Sejumlah laporan media yang dikutip Antara, Minggu, 17 Mei 2026, menyebut bahwa Trump diperkirakan akan memutuskan dalam beberapa jam ke depan apakah AS akan melanjutkan operasi militer terhadap Iran.
Langkah itu dipertimbangkan karena pembicaraan yang bertujuan mengakhiri konflik dan menyelesaikan isu program nuklir Iran sejauh ini belum menghasilkan kesepakatan.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu.
Sebagai balasan, Teheran menyerang target-target Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk, yang kemudian diikuti penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.
Gencatan senjata sempat diberlakukan pada 8 April melalui mediasi Pakistan. Namun, pembicaraan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan damai jangka panjang.
Trump kemudian memperpanjang status gencatan senjata tanpa batas waktu, sembari tetap mempertahankan blokade terhadap kapal-kapal yang berlayar menuju dan dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz.
Situasi tersebut terus memicu kekhawatiran global karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur distribusi energi paling penting di dunia.
Baca juga: Iran Tak Akan Mudah Dibujuk Buka Selat Hormuz Meski Tiongkok Turun Tangan