Hendak Serang Warga, Lima Remaja Bersenjata di Cirebon Diringkus

Polisi meringkus lima remaja bersenjata panah, yang diduga hendak serang warga di Cirebon. (Dokumentasi/Istimewa)

Hendak Serang Warga, Lima Remaja Bersenjata di Cirebon Diringkus

Ahmad Rofahan • 14 January 2026 11:32

Cirebon: Jajaran Polsek Kapetakan meringkus lima remaja yang diduga hendak menyerang warga di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, sekitar pukul 02.10 WIB, Selasa, 13 Januari 2026. Penangkapan dilakukan saat patroli rutin setelah polisi menerima informasi warga tentang sekelompok remaja yang berkumpul mencurigakan di permukiman.

“Saat patroli, anggota kami menemukan sekelompok remaja dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan sejumlah barang yang berpotensi digunakan untuk aksi penyerangan. Ini kami lakukan sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi bentrokan atau korban,” ujar Kapolsek Kapetakan AKP Rudianaa, Rabu 14 Januari 2025.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi mengamankan lima remaja berinisial MAN, S, I, S, dan IS, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Suranenggala. Kelimanya diduga telah mempersiapkan diri untuk menyerang secara berkelompok.
 


Selain para remaja, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, di antaranya puluhan anak panah berbahan paku besi yang dimodifikasi, puluhan paku besi, beberapa ketapel, dan sejumlah telepon genggam. Tiga unit sepeda motor tanpa dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) juga turut disita.

“Barang bukti ini menunjukkan adanya persiapan yang serius. Aktivitas mereka dilakukan pada jam rawan, sehingga sangat berpotensi membahayakan keselamatan warga,” tegas Kapolsek.


Senjata yang digunakan lima remaja untuk menyerang warga di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. (Dokumentasi/Istimewa)


Selanjutnya, para remaja beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolsek Kapetakan untuk pemeriksaan awal, sebelum akhirnya diserahkan ke Satreskrim Polres Cirebon Kota guna penyidikan lebih lanjut, termasuk pendalaman motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Rudiana menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi aksi kekerasan jalanan maupun tawuran remaja.

“Kami akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif, terutama pada malam hingga dini hari. Keamanan dan keselamatan masyarakat adalah prioritas kami,” tegasnya.


Senjata yang digunakan lima remaja untuk menyerang warga di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. (Dokumentasi/Istimewa)


Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polsek Kapetakan dalam mencegah aksi kekerasan sebelum terjadi. “Kami mengapresiasi respons cepat Polsek Kapetakan. Ini bukti komitmen Polri dalam menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar Aris.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih peduli dan mengawasi aktivitas anak-anaknya. “Pengawasan keluarga sangat penting. Jangan sampai anak-anak terjerumus dalam aksi tawuran atau kekerasan yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)