Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat memimpin upacara pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Foto: Dok. Polda Sumsel.
Ribuan Daftar Anggota Polri, Kapolda Sumsel Tekankan Bersih dan Transparan
Siti Yona Hukmana • 1 April 2026 10:03
Jakarta: Sebanyak 3.684 orang mendaftar penerimaan anggota Polri Tahun 2026 di Sumatra Selatan (Sumsel). Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho menekankan proses rekrutmen harus bersih dan transparan.
Hal ini ia sampaikan saat memimpin upacara pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polda Sumsel dalam menjamin proses seleksi yang bersih, transparan, akuntabel dan humanis (BETAH) di tengah tingginya animo masyarakat yang mendaftar menjadi anggota Polri.
“Untuk mewujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan harus dimulai dari proses rekrutmen yang objektif, bersih, transparan, akuntabel, dan jujur. Oleh karena itu, sumpah ini menjadi komitmen bersama,” kata Kapolda Sumsel dalam keterangannya, Rabu, 1 April 2026.
Berdasarkan data Panitia Daerah (Panda) Sumsel per Senin, 30 Maret 2026, jumlah pendaftar mencapai 3.684 peserta. Dari jumlah tersebut, 2.898 peserta terverifikasi, dengan rincian 254 calon Taruna Akpol, 2.449 calon Bintara Polri, dan 195 calon Tamtama.
Seluruh tahapan verifikasi administrasi dan perekaman data peserta di tingkat Polres jajaran dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo memastikan pengawasan ketat dilakukan di seluruh tahapan seleksi. Ia menegaskan penerapan prinsip BETAH sebagai standar utama dalam rekrutmen Polri.
.jpeg)
Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho saat memimpin upacara pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas dalam rangka Penerimaan Terpadu Anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Foto: Dok. Polda Sumsel.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan seluruh proses seleksi berlangsung terbuka dan profesional, meskipun jumlah pendaftar terus meningkat setiap harinya.
“Kami memastikan seluruh proses dilakukan secara transparan. Keberhasilan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi masing-masing,” ujar Nandang.
Di samping itu, Polda Sumsel mengingatkan kepada 786 pendaftar yang belum melakukan verifikasi untuk segera melengkapi tahapan administrasi di Polres atau Polrestabes setempat sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan transparansi dalam rekrutmen, guna menghasilkan personel Polri yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.