Mendikdasmen: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu'ti (ketiga kiri). ANTARA/HO-Diskominfo Sumut.

Mendikdasmen: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Fachri Audhia Hafiez • 17 February 2026 00:13

Jakarta: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar bantuan pangan, melainkan investasi strategis jangka panjang bagi bangsa. Program ini dirancang untuk menyiapkan kualitas sumber daya manusia sejak dini guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

"Generasi kuat Indonesia Emas 2045 adalah mereka yang saat ini masih belajar di TK, SD, SMP, dan SMA hingga anak yang masih dalam kandungan atau ibu hamil. Itulah masa-masa penting. Di situlah gizi diperlukan. Ketika MBG menyasar ibu menyusui dan ibu hamil, golden age berada pada masa itu. Ini adalah investasi yang luar biasa," ujar Abdul Mu'ti usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU), Deli Serdang, dilansir Antara, Senin, 16 Februari 2026.
 


Abdul Mu'ti menjelaskan, perkembangan manusia sangat bergantung pada tiga tahapan krusial, yakni masa dalam kandungan, masa golden age (0-5 tahun), serta masa pertumbuhan sekolah. 

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Sumatra Utara Surya menekankan bahwa kualitas suatu daerah di masa depan sangat bergantung pada pertumbuhan anak-anak saat ini. Ia mendorong agar program MBG di wilayahnya dapat diperluas hingga mencakup balita dan ibu hamil secara menyeluruh.
 

"Anak yang sehat akan belajar lebih baik, anak yang cukup gizi akan berpikir lebih kuat, dan generasi yang kuat membangun bangsa yang kuat. Inilah esensi dari program MBG. Unggul bukan hanya soal infrastruktur dan ekonomi, karena itu program pemenuhan gizi menjadi investasi pembangunan pendidikan, kesehatan, dan juga ekonomi," tegas Surya.

Pemerintah Provinsi Sumatra Utara juga berkomitmen mempercepat pembangunan SPPG di seluruh wilayah Sumut dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Langkah ini diambil agar program MBG tidak hanya menyehatkan generasi muda, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat melalui pemberdayaan sektor pangan daerah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)