Indonesia Dinilai Butuh Kebijakan Tepat Sasaran Antisipasi Ketidakpastian Global

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Indonesia Dinilai Butuh Kebijakan Tepat Sasaran Antisipasi Ketidakpastian Global

Naufal Zuhdi • 8 April 2026 15:24

Jakarta: Ketidakpastian global akibat konflik geopolitik, perang dagang, hingga gangguan rantai pasok dinilai menjadi tantangan serius bagi perekonomian, termasuk Indonesia. Pemerintah diimbau mampu merancang kebijakan fiskal dan moneter yang tepat agar dampaknya tidak meluas.

Kepala Riset Tim Riset Pembangunan Grup World Bank, Aaditya Mattoo, menilai tekanan global saat ini datang secara berlapis, mulai dari konflik di Timur Tengah, pembatasan perdagangan, hingga meningkatnya tarif di berbagai negara.

“Ketidakpastian ini bukan hanya berasal dari satu faktor, tetapi kombinasi konflik, restriksi perdagangan, dan perubahan kebijakan yang sulit diprediksi,” ucap Aaditya dalam webinar yang digelar secara daring, Rabu, 8 April 2026.



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Pelaku usaha tahan ekspansi

Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi menekan investasi, memperlambat penciptaan lapangan kerja, serta menurunkan kualitas pekerjaan. Dalam situasi tidak pasti, pelaku usaha cenderung menahan ekspansi dan lebih memilih skema kerja kontrak yang lebih fleksibel.

Ia menambahkan, ketidakpastian kebijakan global bahkan dapat memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan kebijakan itu sendiri. Hal ini karena pelaku ekonomi kesulitan mengambil keputusan jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, pemerintah di berbagai negara, termasuk Indonesia, perlu menjaga keseimbangan antara pemberian stimulus dan stabilitas fiskal. Dukungan yang berlebihan berisiko memperlebar defisit dan menekan keberlanjutan fiskal.

“Pemerintah harus menyeimbangkan antara memberikan dukungan ekonomi dan menjaga kesehatan fiskal agar tidak menghambat investasi di masa depan,” jelas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)