Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei. (Anadolu Agency)
Intelijen AS-Israel Klaim Mojtaba Khamenei Dirawat dalam Kondisi Tak Sadarkan Diri
Muhammad Reyhansyah • 7 April 2026 17:57
Teheran: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dilaporkan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan di kota Qom, menurut laporan media The Times yang mengutip memo berbasis intelijen.
Memo tersebut, yang disebut bersumber dari intelijen Amerika Serikat (AS) dan Israel serta dibagikan kepada sekutu di kawasan Teluk, menyatakan Mojtaba mengalami luka serius akibat serangan udara pada 28 Februari yang juga menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
“Mojtaba Khamenei sedang dirawat di Qom dalam kondisi serius dan tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan,” sebut isi memo tersebut, dikutip dari India Today, Selasa, 7 April 2026.
Dalam laporan itu, Qom disebut sebagai lokasi keberadaan Mojtaba sejak diangkat menggantikan ayahnya. Kota tersebut merupakan pusat keagamaan penting dalam tradisi Islam Syiah.
Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei.
Sejak menjabat, Mojtaba diketahui belum pernah tampil di hadapan publik, memicu berbagai spekulasi mengenai kondisinya. Otoritas Iran sebelumnya menyatakan ia tetap menjalankan pemerintahan meski mengalami cedera.
Beberapa pernyataan yang dikaitkan dengannya telah disiarkan melalui televisi pemerintah, termasuk pesan yang menegaskan bahwa kepemimpinan Iran tetap berjalan di tengah konflik yang berlangsung.
Baca juga: Tepis Rumor Kematiannya, Mojtaba Khamenei Akhirnya Muncul ke Publik