Balita Tenggelam di Srengseng Ditemukan Meninggal, BPBD: Terseret Hingga 5 Kilometer

Evakuasi bocah tenggelam. Foto: Antara.

Balita Tenggelam di Srengseng Ditemukan Meninggal, BPBD: Terseret Hingga 5 Kilometer

Mohamad Farhan Zhuhri • 9 April 2026 13:16

Jakarta: Kepala Pusat Data dan Informasi  BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menyampaikan seorang balita yang dilaporkan tenggelam di kawasan Srengseng, Jakarta Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan lima kilometer dari titik awal kejadian, yaitu di kawasan Jalan Flamboyan, RT 7/RW 2, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan, Jakbar.

“Korban ditemukan dalam radius kurang lebih 5 kilometer dari titik awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia,” kata Yohan dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 9 April 2026.

Yohan menjelaskan, korban dilaporkan hilang pada Rabu 8 April 2026, sekitar pukul 13.30 WIB di kawasan Jalan Flamboyan, RT 7/RW 2, Kelurahan Srengseng, Kecamatan Kembangan. Korban hilang saat mandi hujan.

"Korban diduga terpeleset saat mandi hujan bersama teman-temannya, kemudian masuk ke saluran air dan terbawa arus,” ungkap Yohan.

Ia mengungkapkan, pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyusuri aliran drainase hingga ke hilir. Tim gabungan akhirnya menemukan korban pada Kamis pagi sekitar pukul 08.35 WIB di pembatas air Cengkareng Drain, Kelurahan Kedaung Kali Angke.

Menurut dia, proses penanganan melibatkan berbagai unsur lintas instansi, mulai dari BPBD, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat), hingga aparat wilayah seperti TNI-Polri dan relawan.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Yohan menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat anak-anak beraktivitas di sekitar saluran air, terlebih dalam kondisi hujan.

“Lingkungan dengan aliran air terbuka memiliki risiko tinggi, terutama bagi anak-anak. Pengawasan orang tua menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa,” ujar Yohan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)