Korban Longsor Wonosobo Ditemukan Hanyut 6 Km di Sungai Bogowonto

Evakuasi korban longsor Wonosobo, Jawa Tengah. (Foto dok BPBD Wonosobo)

Korban Longsor Wonosobo Ditemukan Hanyut 6 Km di Sungai Bogowonto

Media Indonesia • 13 April 2026 16:56

wonosobo: Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) beserta relawan, berhasil menemukan jenazah seorang warga Dusun Larangan, Desa Banyumudal, Kecamatan Sapuran, bernama Embuh, yang hanyut di Sungai Bogowonto akibat tanah longsor. Jenazah Embuh langsung dievakuasi, Senin, 13 April 2026. 

Kepala BPBD Wonosobo Sumekto Hendro, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Selanjutnya  melakukan penyisiran dengan pembagian dua tim dan pencarian di dua lokasi.
 
"Pada Senin, 13 April 2026, pukul 12.30 WIB korban ditemukan dengan jarak enam kilometer dari titik awal. Pukul 14.00 WIB, jenazah diserahkan ke pihak keluarga,"ujar Sumekto.


Evakuasi korban longsor Wonosobo, Jawa Tengah. (Foto dok BPBD Wonosobo)

Ia menjelaskan kronologis kejadian, bermula saat Embuh, 42 tahun, pulang dari ladang sekitar pukul 15.00 WIB, pada Minggu, 12 April 2026. Saat itu, kondisi cuaca hujan deras. 

"Tapi yang bersangkutan tidak sampai rumah. Setelah ditelusuri warga setempat ada bekal milik korban di area longsor di wilayah ladang. Didapat info bahwa jatuhnya longsoran mengarah ke sungai Bogowonto," jelas dia.

Kemudian, pada Minggu, 12 April 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, sungai Bogowonto mengalami peningkatan debit air yang cukup besar. Adapun lokasi sungai berada di perbatasan antara Dusun Krajan, wilayah Desa Banyumudal dengan Dusun Larangan, wilayah Desa Banyumudal. Warga kerap menyebut ini sebagai Kali Cengeng silawe dan mengarah ke sungai Bogowonto 

Dalam pencarian, petugas menemukan petunjuk berupa kain milik korban sekitar 200 meter dari lokasi longsor. Selain itu, juga ditemukan bekal dan jaket sekitar satu kilometer dari lokasi longsor. Jenazah korban berhasil ditemukan pada Senin, 13 April 2026. (MI/TS)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)