Krisis Pangan di Jalur Gaza Memburuk, Butuh 450 Ton Tepung per Hari

Warga mengantre jatah makanan di salah satu tempat penyaluran bantuan di Gaza. (Anadolu Agency)

Krisis Pangan di Jalur Gaza Memburuk, Butuh 450 Ton Tepung per Hari

Willy Haryono • 12 April 2026 19:28

Gaza: Jalur Gaza menghadapi krisis pangan yang semakin memburuk, dengan kebutuhan tepung mencapai sekitar 450 ton per hari, sementara pasokan yang tersedia hanya sekitar 200 ton.

Kantor media pemerintah Gaza dalam pernyataannya pada Minggu, 12 April 2026, menyebut kondisi saat ini sebagai dampak pembatasan pasokan yang terus berlangsung oleh Israel.

Mereka menuding kebijakan tersebut sebagai bentuk “kelaparan yang direkayasa," menyusul terbatasnya akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Meski perjanjian gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas mengizinkan masuknya hingga 600 truk bantuan per hari, otoritas Gaza menyebut volume aktual yang diizinkan hanya sekitar 38 persen dari tingkat pasokan sebelum perang.

Krisis semakin memburuk setelah sejumlah lembaga bantuan mengurangi atau menghentikan distribusi. World Central Kitchen disebut menghentikan pasokan tepung harian sebesar 20 hingga 30 ton, sementara Program Pangan Dunia (WFP) mengurangi distribusinya dari 300 ton menjadi 200 ton per hari.

Sejumlah organisasi lain juga dilaporkan menghentikan program roti dan tepung mereka di wilayah tersebut.

Di sisi lain, sekitar 1,9 juta dari total populasi 2,4 juta warga Gaza masih hidup di pengungsian, banyak di antaranya tinggal di tenda darurat setelah rumah mereka hancur akibat konflik berkepanjangan.

Meski gencatan senjata Israel-Hamas telah berlaku sejak 10 Oktober 2025, kondisi kehidupan di Gaza belum menunjukkan perbaikan signifikan. Pembatasan terhadap masuknya bantuan, termasuk pangan, obat-obatan, dan material tempat tinggal, masih menjadi kendala utama.

Sejak konflik dimulai, lebih dari 72.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan sekitar 172.000 lainnya terluka. Selain itu, sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza mengalami kerusakan luas.

Baca juga:  Bawa Bantuan Kemanusiaan, Global Sumud Flotilla Kembali Berlayar Menuju Gaza

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)