Virus. Foto: Ilustrasi Medcom.id
Apa Itu Super Flu Virus? Begini Gejala dan Cara Mencegahnya
M. Iqbal Al Machmudi • 2 January 2026 09:02
Jakarta: Super flu virus menjadi hal yang mesti diwaspadai. Direktur Pascasarjana Universitas YARSI, Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan gejala influenza A(H3N2) subclade K atau Super Flu.
"Gejala yang muncul dari Super Flu umumnya serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan. Oleh karena itu disarankan untuk menjaga kondisi, memakai masker supaya tidak menulari orang lain, dan istirahat," kata Yoga, dikutip Jumat, 2 Januari 2026.
Selain itu disarankan untuk berkonsultasi ke petugas kesehatan apabila sakit memberat. "Hal itu lantaran ada beberapa orang dengan gejala yang sama apalagi kalau berat dan mendadak. Untuk vaksinasi flu, memang dapat saja diberikan utamanya pada lansia atau mereka dengan komorbid yang berat," kata Yoga.
Ia menyarankan untuk pemerintah menginformasikan luas ke publik tentang perkembangan Virus influenza H3N2 sub clade K di berbagai daerah dari waktu ke waktu. Di sisi lain, Yoga menganalisis potensi super flu virus menjadi pandemi.
"Tergantung dari tiga faktor. Pertama apakah akan ada mutasi-mutasi yang lebih signifikan yang membuat H3N2 benar-benar baru seperti H1N1 pandemi 2009. Kedua, penularan dan keparahannya akan meningkat dengan tajam dan faktor terakhir yaitu penularan antar negara akan terjadi secara luas," kata Yoga.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sejak November 2025 sudah menyatakan bahwa virus tersebut sudah menyebar dengan cepat dan mendominasi pada beberapa negara di belahan bumi. Per 30 Desember 2025 dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa influenza ada dalam kategori tinggi atau sangat tinggi di 32 negara bagian negara itu.
"Angka 32 itu meningkat dari 17 negara bagian di minggu sebelumnya. Angka perawatan pasien influenza di rumah sakit di Amerika Serikat juga meningkat menjadi 19,053 dari 9.944 di minggu sebelumnya," ujar Yoga.
Virus. Foto: Ilustrasi Medcom.idMenurut CDC maka di Amerika Serikat ada sekitar 3.100 orang meninggal akibat influenza pada musim flu kali ini. Dalam satu minggu kematian pada anak meningkat menjadi 5, dari 3 kematian seminggu sebelumnya.
Kementerian Kesehatan mengumumkan 62 kasus Super Flu ditemukan di Indonesia. Super Flu dinilai hanya akan mengakibatkan gelombang penyakit flu yang lebih hebat dari tahun-tahun yang lalu. Dan, belum mengarah ke pandemi.