Agam Diterjang Banjir Bandang Lagi di Awal Tahun

Material banjir bandang menutupi badan jalan provinsi penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis dini hari, 1 Januari 2025. ANTARA/HO-BPBD Agam

Agam Diterjang Banjir Bandang Lagi di Awal Tahun

Silvana Febiari • 1 January 2026 15:09

Agam: Banjir bandang kembali menerjang Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Peristiwa terjadi pada Kamis dini hari, 1 Januari 2025.

"Banjir bandang disertai bunyi gemuruh di hulu Sungai Muaro Pisang terjadi sekitar pukul 01.45 WIB," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Abdul Ghafur, dilansir dari Antara. 

Abdul mengatakan, gemuruh terdengar beberapa kali di hulu sungai, membuat warga berhamburan keluar rumah. Warga yang tinggal di sepanjang sungai kemudian mengungsi ke sekolah, rumah tetangga, dan lokasi aman lainnya setelah rumah mereka digenangi lumpur dan bebatuan.
 


"Tidak ada korban akibat kejadian itu, karena warga langsung mengungsi saat mendengar gemuruh di hulu sungai," ujarnya.

Material banjir bandang juga menutupi badan jalan provinsi yang menghubungkan Lubuk Basung dan Kota Bukittinggi. Dengan kondisi tersebut, jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

"Alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material banjir bandang berupa lumpur dan bebatuan," ucap Abdul. 

Abdul mengakui banjir bandang tersebut akibat curah hujan cukup tinggi yang melanda daerah itu. Sehingga, material bekas tanah longsor di hulu sungai turun dan mengakibatkan sungai meluap.


Lanskap Danau Maninjau di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. ANTARA/Muhammad Zulfikar


Sebelumnya banjir bandang sudah beberapa kali terjadi di daerah tersebut. Abdul pun mengimbau warga yang tinggal sepanjang sungai dan pengendara agar meningkatkan kewaspadaan saat curah hujan tinggi dengan segera mengungsi dan tidak melewati daerah itu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)