Ilustrasi ekonomi hijau. Foto: Pexels.
Perkuat Ekonomi Hijau, Perusahaan Sertifikasi jadi Incaran Investor
Putri Anisa Yuliani • 25 July 2026 10:38
Jakarta: Indonesia dinilai memerlukan lembaga yang mampu memastikan proses bisnis memenuhi standar nasional maupun internasional. Hal ini demi mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.
Hal ini disampaikan investor sekaligus pengusaha nasional, Sandiaga Salahuddin Uno, yang menjadi alasan utamanya berinvestasi di PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU). Perusahaan tersebut bergerak di bidang sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi hijau. Namun potensi tersebut harus didukung oleh sistem yang mampu memastikan setiap proses memenuhi standar yang diakui secara global. Di sinilah peran perusahaan seperti MUTU menjadi sangat penting," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis, dilansir Media Indonesia, Sabtu, 25 Juli 2026.
Sandiaga menjelaskan, seiring meningkatnya perhatian terhadap praktik bisnis berkelanjutan, perusahaan di berbagai sektor kini menghadapi tuntutan pemenuhan beragam standar. Mulai dari aspek lingkungan, keamanan pangan, sertifikasi halal, hingga tata kelola perusahaan.
"Persyaratan tersebut juga menjadi salah satu faktor yang menentukan akses produk Indonesia ke pasar internasional," kata Sandiaga.
Menurutnya, penguatan infrastruktur standar menjadi bagian krusial dalam meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global.
"Bagi kami, investasi ini bukan hanya melihat pertumbuhan bisnis perusahaan. Lebih dari itu, kami melihat MUTU sebagai bagian dari fondasi yang dibutuhkan Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri dan mempercepat transformasi menuju ekonomi hijau," ujar mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut.
.jpeg)
Investor sekaligus pengusaha nasional, Sandiaga Salahuddin Uno (jas abu). Foto: Dok. Istimewa.
Sandiaga menambahkan, meningkatnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan dan kepatuhan standar membuka peluang pertumbuhan besar bagi industri jasa sertifikasi.
"Meningkatnya perhatian terhadap aspek keberlanjutan dan kepatuhan terhadap standar ini membuka peluang pertumbuhan bagi industri jasa sertifikasi, sekaligus memperkuat kesiapan dunia usaha Indonesia dalam menghadapi persaingan di pasar global," kata Sandiaga.