Turki Kecam Keras Perluasan Pendudukan Israel di Lebanon

Asap dari serangan Israel di Lebanon. (Anadolu Agency)

Turki Kecam Keras Perluasan Pendudukan Israel di Lebanon

Willy Haryono • 2 June 2026 12:21

Ankara: Pemerintah Turki mengecam keras langkah Israel yang memperluas wilayah pendudukannya di Lebanon dan menilai tindakan tersebut mengancam stabilitas kawasan serta memperburuk krisis kemanusiaan.

Dalam pernyataan tertulis pada Senin, 1 Juni 2026, Kementerian Luar Negeri Turki menuduh Israel menjalankan kebijakan yang serupa dengan operasi militernya di Jalur Gaza.

“Kami mengecam dengan sekeras-kerasnya perluasan pendudukan Israel di Lebanon,” demikian pernyataan kementerian, dikutip Anadolu, Selasa, 2 Juni 2026.

Turki menilai pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya membuat wilayah yang diduduki di Lebanon menjadi tidak layak huni sehingga memaksa warga setempat mengungsi secara permanen.

“Melalui kebijakan ekspansionis dan agresifnya, Israel menargetkan upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan serta semakin memperburuk situasi kemanusiaan,” lanjut pernyataan tersebut.

Ankara juga mendesak komunitas internasional, terutama Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), untuk segera mengambil langkah konkret guna menghentikan serangan dan pendudukan Israel di Lebanon.

Pernyataan Turki muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Lebanon selatan setelah Israel memperluas operasi militernya meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat masih berlaku.

Dalam beberapa hari terakhir, serangan udara Israel di Lebanon dilaporkan menewaskan puluhan orang dan memicu gelombang pengungsian warga dari wilayah selatan Beirut. (Kelvin Yurcel).

Baca juga:  Israel Serang Lebanon saat Gencatan Senjata, 14 Orang Tewas

(Willy Haryono)